Para bhikkhu, ketika seorang bhikkhu memahami penuaan-dan-kematian, memahami asal mula penuaan-dan-kematian, memahami lenyapnya penuaan-dan-kematian, dan memahami jalan menuju lenyapnya penuaan-dan-kematian; memahami kelahiran …
A mendicant understands old age and death, their origin, their cessation, and the practice that leads to their cessation. They understand rebirth …
Para bhikkhu, bhikkhu ini disebut: ‘seorang yang sempurna dalam pandangan’, ‘seorang yang sempurna dalam penglihatan’, ‘seorang yang telah datang pada Dhamma sejati ini’, ‘seorang yang melihat Dhamma sejati ini’, ‘seorang yang memiliki pengetahuan seorang yang berlatih’, ‘seorang yang memiliki kebijaksanaan seorang yang berlatih’, ‘seorang yang telah memasuki arus Dhamma’, ‘seorang mulia dengan kebijaksanaan yang menembus’, dan juga ‘seorang yang berdiri dengan mengetuk pintu menuju kebebasan dari kematian’.”
This mendicant is called: ‘one accomplished in view’, ‘one accomplished in vision’, ‘one who has come to the true teaching’, ‘one who sees this true teaching’, ‘one endowed with a trainee’s insight’, ‘one endowed with a trainee’s knowledge’, ‘one who has entered the stream of the teaching’, ‘a noble one with penetrative wisdom’, and also ‘one who stands pressing against the door to freedom from death’.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
SN 12.28 · Khotbah tentang Seorang Bhikkhu | Tiga Keranjang