‹
SN 12.23

Upanisasutta

Upanisasutta

Saṁyutta Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA SN 12.23

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
sn12.23:4.1

Kā ca, bhikkhave, saddhāya upanisā?

Dan apakah, para bhikkhu, landasan pendukung bagi keyakinan itu?

And what is it?

sn12.23:4.2

‘Dukkhan’tissa vacanīyaṁ.

Harus dikatakan: ‘Penderitaan.’

You should say: ‘Suffering.’

sn12.23:4.3

Dukkhampāhaṁ, bhikkhave, saupanisaṁ vadāmi, no anupanisaṁ.

Aku katakan, para bhikkhu, bahwa penderitaan memiliki kondisi vital.

I say that suffering has a vital condition.

sn12.23:4.4

Kā ca, bhikkhave, dukkhassa upanisā?

Dan apakah, para bhikkhu, landasan pendukung bagi penderitaan itu?

And what is it?

sn12.23:4.5

‘Jātī’tissa vacanīyaṁ.

Harus dikatakan: ‘Kelahiran kembali.’

You should say: ‘Rebirth.’

sn12.23:4.6

Jātimpāhaṁ, bhikkhave, saupanisaṁ vadāmi, no anupanisaṁ.

Aku katakan, para bhikkhu, bahwa kelahiran kembali memiliki kondisi vital.

I say that rebirth has a vital condition.

sn12.23:4.7

Kā ca, bhikkhave, jātiyā upanisā?

Dan apakah, para bhikkhu, landasan pendukung bagi kelahiran kembali itu?

And what is it?

sn12.23:4.8

‘Bhavo’tissa vacanīyaṁ.

Harus dikatakan: ‘Keberlangsungan eksistensi.’

You should say: ‘Continued existence.’

sn12.23:4.9

Bhavampāhaṁ, bhikkhave, saupanisaṁ vadāmi, no anupanisaṁ.

Aku katakan, para bhikkhu, bahwa keberlangsungan eksistensi memiliki kondisi vital.

I say that continued existence has a vital condition.

sn12.23:4.10

Kā ca, bhikkhave, bhavassa upanisā?

Dan apakah, para bhikkhu, landasan pendukung bagi keberlangsungan eksistensi itu?

And what is it?

sn12.23:4.11

‘Upādānan’tissa vacanīyaṁ.

Harus dikatakan: ‘Kemelekatan.’

You should say: ‘Grasping.’

sn12.23:4.12

Upādānampāhaṁ, bhikkhave, saupanisaṁ vadāmi, no anupanisaṁ.

Aku katakan, para bhikkhu, bahwa kemelekatan memiliki kondisi vital.

I say that grasping has a vital condition.

sn12.23:4.13

Kā ca, bhikkhave, upādānassa upanisā?

Dan apakah, para bhikkhu, landasan pendukung bagi kemelekatan itu?

And what is it?

sn12.23:4.14

‘Taṇhā’tissa vacanīyaṁ.

Harus dikatakan: ‘Nafsu keinginan.’

You should say: ‘Craving.’

sn12.23:4.15

Taṇhampāhaṁ, bhikkhave, saupanisaṁ vadāmi, no anupanisaṁ.

Aku katakan, para bhikkhu, bahwa nafsu keinginan memiliki kondisi vital.

I say that craving has a vital condition.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.