KENALI DUNIA SN 12.23
Kenali dunia dalam sutta ini Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik. BAGIAN 2
sn12.23:2.1 Yampissa taṁ, bhikkhave, khayasmiṁ khaye ñāṇaṁ, tampi saupanisaṁ vadāmi, no anupanisaṁ.
Para bhikkhu, pengetahuan tentang kehancuran itu pun, Aku katakan memiliki kondisi vital, bukan tanpa kondisi vital.
I say that this knowledge of ending has a vital condition, it doesn’t lack a vital condition.
Dan apakah, para bhikkhu, kondisi vital bagi pengetahuan tentang kehancuran?
‘Kebebasan’—demikianlah harus dikatakan.
You should say: ‘Freedom.’
sn12.23:2.4 Vimuttimpāhaṁ, bhikkhave, saupanisaṁ vadāmi, no anupanisaṁ.
Para bhikkhu, kebebasan itu pun, Aku katakan memiliki kondisi vital, bukan tanpa kondisi vital.
I say that freedom has a vital condition, it doesn’t lack a vital condition.
Dan apakah, para bhikkhu, kondisi vital bagi kebebasan?
‘Kelenyapan nafsu’—demikianlah harus dikatakan.
You should say: ‘Dispassion.’
sn12.23:2.7 Virāgampāhaṁ, bhikkhave, saupanisaṁ vadāmi, no anupanisaṁ.
Para bhikkhu, kelenyapan nafsu itu pun, Aku katakan memiliki kondisi vital.
I say that dispassion has a vital condition.
Dan apakah, para bhikkhu, kondisi vital bagi kelenyapan nafsu?
‘Kejemuan’—demikianlah hendaknya dikatakan.
You should say: ‘Disillusionment.’
sn12.23:2.10 Nibbidampāhaṁ, bhikkhave, saupanisaṁ vadāmi, no anupanisaṁ.
Kejemuan itu, para bhikkhu, Kusebut memiliki kondisi vital, bukan tanpa kondisi vital.
I say that disillusionment has a vital condition.
Dan apakah, para bhikkhu, kondisi vital bagi kejemuan?
‘Pengetahuan dan penglihatan sesuai kenyataan’—demikianlah hendaknya dikatakan.
You should say: ‘Truly knowing and seeing.’
sn12.23:2.13 Yathābhūtañāṇadassanampāhaṁ, bhikkhave, saupanisaṁ vadāmi, no anupanisaṁ.
Pengetahuan dan penglihatan sesuai kenyataan itu, para bhikkhu, Kusebut memiliki kondisi vital, bukan tanpa kondisi vital.
I say that truly knowing and seeing has a vital condition.
sn12.23:2.14 Kā ca, bhikkhave, yathābhūtañāṇadassanassa upanisā?
Dan apakah, para bhikkhu, kondisi vital bagi pengetahuan dan penglihatan sesuai kenyataan?
‘Konsentrasi’—demikianlah hendaknya dikatakan.
You should say: ‘Immersion.’
sn12.23:2.16 Samādhimpāhaṁ, bhikkhave, saupanisaṁ vadāmi, no anupanisaṁ.
Konsentrasi itu, para bhikkhu, Kusebut memiliki kondisi vital, bukan tanpa kondisi vital.
I say that immersion has a vital condition.
← Bagian sebelumnya Bagian berikutnya → TEKS DI TIGA KERANJANG
Indonesia Tersedia
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
⌂ Beranda ▤ Koleksi ◉ Jelajahi ✦ Tanya 💬 Chat