sn12.23:3.1 Dan apakah, para bhikkhu, kondisi vital bagi konsentrasi?
sn12.23:3.2 ‘Kebahagiaan’—demikianlah hendaknya dikatakan.
sn12.23:3.3 Kebahagiaan itu, para bhikkhu, Kusebut memiliki kondisi vital, bukan tanpa kondisi vital.
sn12.23:3.4 Dan apakah, para bhikkhu, kondisi vital bagi kebahagiaan?
sn12.23:3.5 ‘Ketenangan’—demikianlah hendaknya dikatakan.
sn12.23:3.6 Ketenangan itu, para bhikkhu, Kusebut memiliki kondisi vital, bukan tanpa kondisi vital.
sn12.23:3.7 Dan apakah, para bhikkhu, kondisi vital bagi ketenangan?
sn12.23:3.8 ‘Kegembiraan’—demikianlah hendaknya dikatakan.
sn12.23:3.9 Kegembiraan itu, para bhikkhu, Kusebut memiliki kondisi vital, bukan tanpa kondisi vital.
sn12.23:3.10 Dan apakah, para bhikkhu, kondisi vital bagi kegembiraan?
sn12.23:3.11 ‘Sukacita’—demikianlah hendaknya dikatakan.
sn12.23:3.12 Sukacita itu, para bhikkhu, Kusebut memiliki kondisi vital, bukan tanpa kondisi vital.
sn12.23:3.13 Dan apakah, para bhikkhu, landasan pendukung bagi kegembiraan itu?
sn12.23:3.14 Harus dikatakan: ‘Keyakinan.’
sn12.23:3.15 Aku katakan, para bhikkhu, bahwa keyakinan memiliki kondisi vital.