sn12.20:3.1 Keberlangsungan hidup adalah syarat bagi kelahiran …
sn12.20:3.2 Kemelekatan adalah syarat bagi keberlangsungan hidup …
sn12.20:3.3 Nafsu keinginan adalah syarat bagi kemelekatan …
sn12.20:3.4 Perasaan adalah syarat bagi nafsu keinginan …
sn12.20:3.5 Kontak adalah syarat bagi perasaan …
sn12.20:3.6 Enam bidang indra, para bhikkhu, adalah syarat bagi kontak …
sn12.20:3.7 Nama dan bentuk, para bhikkhu, adalah syarat bagi enam bidang indra …
sn12.20:3.8 Kesadaran, para bhikkhu, adalah syarat bagi nama dan bentuk …
sn12.20:3.9 Bentukan-bentukan kehendak, para bhikkhu, adalah syarat bagi kesadaran …
sn12.20:3.10 Ketidaktahuan, para bhikkhu, adalah syarat bagi bentukan-bentukan kehendak.
sn12.20:3.11 Baik para Tathāgata muncul maupun tidak muncul, hukum alam ini tetap bertahan, keteraturan prinsip alam ini, kepastian prinsip alam ini, kondisionalitas spesifik ini.
sn12.20:3.12 Seorang Tathāgata tercerahkan pada hal ini dan memahaminya.
sn12.20:3.13 Setelah tercerahkan dan memahaminya, ia menjelaskan, mengajarkan, menegaskan, menetapkan, menguraikan, menganalisis, dan menyatakannya secara gamblang.
sn12.20:3.14 ‘Lihatlah,’ ia berkata,
sn12.20:3.15 ‘Ketidaktahuan, para bhikkhu, adalah syarat bagi bentukan-bentukan kehendak.’
sn12.20:3.16 Demikianlah, para bhikkhu, apa yang di sana adalah demikian, tidak sebaliknya, bukan lainnya; kondisionalitas spesifiknya:
sn12.20:3.17 inilah, para bhikkhu, yang disebut kemunculan bergantungan.