Mereka tidak memahami penuaan-dan-kematian, tidak memahami asal mula penuaan-dan-kematian, tidak memahami lenyapnya penuaan-dan-kematian, tidak memahami jalan menuju lenyapnya penuaan-dan-kematian;
They don’t understand old age and death, their origin, their cessation, and the practice that leads to their cessation.
tidak memahami bentukan-bentukan kehendak, tidak memahami asal mula bentukan-bentukan kehendak, tidak memahami lenyapnya bentukan-bentukan kehendak, tidak memahami jalan menuju lenyapnya bentukan-bentukan kehendak.
They don’t understand choices, their origin, their cessation, and the practice that leads to their cessation.
Mereka tidak memahami hal-hal ini, tidak memahami asal mula hal-hal ini, tidak memahami lenyapnya hal-hal ini, tidak memahami jalan menuju lenyapnya hal-hal ini.
They don’t understand these things, their origin, their cessation, and the practice that leads to their cessation.
Na me te, bhikkhave, samaṇā vā brāhmaṇā vā samaṇesu vā samaṇasammatā brāhmaṇesu vā brāhmaṇasammatā, na ca pana te āyasmanto sāmaññatthaṁ vā brahmaññatthaṁ vā diṭṭheva dhamme sayaṁ abhiññā sacchikatvā upasampajja viharanti.
Para bhikkhu, mereka ini tidak Kuanggap sebagai petapa di antara para petapa atau brahmana di antara para brahmana, dan para mulia itu tidak mencapai tujuan pertapaan atau tujuan kebrahmanaan, tidak berdiam setelah merealisasikannya sendiri dengan pengetahuan langsung dalam kehidupan ini juga.
I don’t deem them as true ascetics and brahmins. Those venerables don’t realize the goal of life as an ascetic or brahmin, and don’t live having realized it with their own insight in this very life.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
SN 12.14 · Khotbah tentang Petapa dan Brahmana (Ke-2) | Tiga Keranjang