‹
SN 11.6

Kulāvakasutta

Sarang Burung

Saṁyutta Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA SN 11.6

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
sn11.6:3.1

‘Evaṁ, bhaddantavā’ti kho, bhikkhave, mātali saṅgāhako sakkassa devānamindassa paṭissutvā sahassayuttaṁ ājaññarathaṁ paccudāvattesi.

‘Baik, Tuan yang mulia,’ jawab Mātali, pengendara kereta perang Sakka, raja para deva, lalu ia memutar balik kereta perangnya yang ditarik seribu kuda berdarah murni.

‘Yes, lord,’ replied Mātali. And he turned the chariot back around, with its team of a thousand thoroughbreds.

sn11.6:3.2

Atha kho, bhikkhave, asurānaṁ etadahosi:

Kemudian, para bhikkhu, para asura berpikir:

Then the titans thought,

sn11.6:3.3

‘paccudāvatto kho dāni sakkassa devānamindassa sahassayutto ājaññaratho.

‘Sekarang kereta perang Sakka, raja para deva, yang ditarik seribu kuda berdarah murni telah berbalik.

‘Now Sakka’s chariot has turned back.

sn11.6:3.4

Dutiyampi kho devā asurehi saṅgāmessantī’ti bhītā asurapurameva pāvisiṁsu.

Para deva akan bertempur melawan para asura untuk kedua kalinya!’ Karena ketakutan, mereka segera masuk ke kota para asura.

The titans will have to fight the gods a second time!’ Terrified, they retreated right away to the citadel of the titans.

sn11.6:3.5

Iti kho, bhikkhave, sakkassa devānamindassa dhammena jayo ahosī”ti.

Demikianlah, para bhikkhu, Sakka, raja para deva, meraih kemenangan melalui kebenaran.”

And that’s how Sakka came to win victory by principle.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.