
Sāriputta
Murid utama yang menasihati dan kemudian membimbing Dhanañjāni.
Khotbah kepada Dhanañjāni
Sāriputta menegur brahmana Dhanañjāni yang menggunakan tanggung jawab keluarga sebagai alasan berbuat tidak benar. Ketika Dhanañjāni sakit keras, Sāriputta membimbing batinnya menuju alam Brahmā, lalu Buddha menunjukkan bahwa masih ada bimbingan yang lebih tinggi. Inilah Dhanañjāni Sutta.

Murid utama yang menasihati dan kemudian membimbing Dhanañjāni.
Brahmana yang lalai dan membenarkan perbuatannya atas nama tanggung jawab.
Kota tempat Dhanañjāni tinggal dan jatuh sakit.
Tanggung jawab kepada keluarga, pekerjaan, atau masyarakat tidak menghapus akibat perbuatan tidak benar.
Sāriputta mengetahui bahwa brahmana Dhanañjāni mulai hidup ceroboh dan memperoleh penghasilan dengan cara tidak benar sambil berdalih harus menanggung keluarga, orang tua dan kewajiban sosial. Sāriputta bertanya apakah alasan tersebut akan membebaskannya dari akibat perbuatan buruk; Dhanañjāni mengakui tidak. Lama kemudian, ketika Dhanañjāni sakit keras, Sāriputta datang ke ranjang kematiannya dan membimbing pikirannya melalui keadaan-keadaan yang semakin tinggi sampai Brahmā. Setelah Dhanañjāni meninggal dan terlahir di alam Brahmā, Buddha menegur Sāriputta karena berhenti pada tujuan yang masih belum final padahal ada pembebasan yang lebih tinggi untuk diajarkan.
mn97:29.1 “I’m not keeping well, Mister Sāriputta, I’m not getting by. My pain is terrible and growing, not fading; its growing is evident, not its fading.
mn97:29.2 The winds piercing my head are so severe, it feels like a strong man drilling into my head with a sharp point.
mn97:29.3 I’m not keeping well.
mn97:29.4 The pain in my head is so severe, it feels like a strong man tightening a strong leather strap around my head.
mn97:29.5 I’m not keeping well.
mn97:29.6 The winds slicing my belly are so severe, like a deft butcher or their apprentice were slicing open a cow’s belly with a sharp meat cleaver.
mn97:29.7 I’m not keeping well.
mn97:29.8 The burning in my body is so severe, it feels like two strong men grabbing a weaker man by the arms to burn and scorch him on a pit of glowing coals.
mn97:29.9 I’m not keeping well, Mister Sāriputta, I’m not getting by. My pain is terrible and growing, not fading; its growing is evident, not its fading.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.