‹
MN 88

Bāhitikasutta

Kain Asing

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA MN 88

Tokoh, tempat, dan gagasan utamanya

Raja Pasenadi bertanya kepada Ānanda tentang apakah Buddha dipuji oleh tubuh, ucapan, dan pikiran yang tercela. Ānanda menjawab dengan ukuran yang praktis: tindakan dinilai dari akibatnya bagi diri sendiri dan orang lain. Inilah Bāhitika Sutta.

Ānanda
TOKOH

Ānanda

Murid yang menjawab pertanyaan Raja Pasenadi tentang perilaku Buddha.

Raja Pasenadi
TOKOH

Raja Pasenadi

Raja Kosala yang menguji ajaran melalui pertanyaan tentang tindakan terpuji dan tercela.

TEMPAT

Sāvatthī

Wilayah kerajaan tempat pertemuan mereka berlangsung.

GAGASAN

Menilai perbuatan dari akibat

Perbuatan tercela membawa penderitaan dan dicela orang bijaksana; perbuatan terpuji membawa kesejahteraan dan dipuji orang bijaksana.

Visual pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

Sinopsis singkat

Raja Pasenadi mengirim Bhikkhu Ānanda sebuah kain berharga melalui Ratu Mallikā dan kemudian bertemu Ānanda untuk menanyakan perilaku Buddha. Percakapan berpusat pada tindakan tubuh, ucapan dan pikiran: tindakan seperti apa yang dicela oleh orang bijaksana, apa akibatnya, dan apakah Buddha sendiri telah meninggalkannya. Ānanda menjelaskan bahwa tindakan yang membawa penderitaan bagi diri sendiri, orang lain, atau keduanya dan menumbuhkan keadaan tidak bermanfaat patut ditinggalkan; kebalikannya patut dikembangkan. Raja terkesan oleh cara Ānanda menjawab tanpa sekadar memuji gurunya dan menghadiahkan kain mahal tersebut kepada Ānanda.

mn88:16.6 “Mental behavior that leads to pleasing yourself, pleasing others, and pleasing both,

mn88:16.7 and which makes unskillful qualities decline while skillful qualities grow.

mn88:16.8 That kind of mental behavior is not faulted by sensible ascetics and brahmins.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.