‹
MN 80

Vekhanasasutta

Khotbah kepada Vekhanasa

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA MN 80

Tokoh, tempat, dan gagasan utamanya

Pengembara Vekhanassa memuji suatu keindahan tertinggi, tetapi tidak mampu menjelaskan apa yang dimaksud. Buddha menunjukkan bahwa kebebasan dari nafsu lebih luhur daripada mengejar keindahan yang masih bergantung pada indra. Inilah Vekhanassa Sutta.

Potret Buddha
TOKOH

Buddha

Guru yang menguji klaim Vekhanassa dan menunjukkan kebahagiaan bebas dari nafsu.

TOKOH

Vekhanassa

Pengembara yang memuji keindahan tertinggi tanpa memahami dasarnya.

TEMPAT

Sāvatthī

Kota tempat Vekhanassa menemui Buddha.

GAGASAN

Melampaui keindahan indria

Yang benar-benar luhur bukan objek yang paling memikat, melainkan batin yang tidak lagi diperbudak oleh ketertarikan.

Visual pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

Sinopsis singkat

Pengembara Vekhanassa mendatangi Buddha dan memuji suatu ‘cahaya’ atau keindahan tertinggi yang menurutnya melampaui segala sesuatu. Buddha bertanya apa sebenarnya yang dimaksud, tetapi Vekhanassa hanya mengulangi klaimnya tanpa mampu menjelaskannya. Buddha lalu menunjukkan bahwa berbicara tentang sesuatu yang tidak pernah diketahui atau dilihat menyerupai orang yang jatuh cinta kepada perempuan tercantik di negeri tetapi tidak tahu siapa dia, dari keluarga mana, atau seperti apa rupanya. Percakapan beralih kepada kenikmatan indria dan kebahagiaan yang lebih tinggi. Buddha menegaskan bahwa pembebasan harus diketahui melalui pengalaman, bukan melalui pujian terhadap ideal yang tidak dipahami.

mn80:14.1 When he said this, Vekhanasa said to the Buddha,

mn80:14.2 “It’s incredible, worthy Gotama, it’s amazing!

mn80:14.3 How well said this was by the worthy Gotama!

mn80:14.4 ‘From the senses comes sensual pleasure. Beyond sensual pleasure is the pleasure that surmounts the sensual, which is said to be the best of these.’

mn80:14.5 Worthy Gotama, from the senses comes sensual pleasure. Beyond sensual pleasure is the pleasure that surmounts the sensual, which is said to be the best of these.”

mn80:14.6 “Kaccāna, since you have a different view, creed, and belief, and another discipline and denomination, it’s hard for you to understand

mn80:14.7 the senses, sensual pleasure, and the pleasure that surmounts the sensual.

mn80:14.8 There are mendicants who are perfected, who have ended the defilements, completed the spiritual journey, done what had to be done, laid down the burden, achieved their heart’s goal, utterly ended the fetter of continued existence, and are rightly freed through enlightenment. They can understand

mn80:14.9 the senses, sensual pleasure, and the pleasure that surmounts the sensual.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.