
Buddha
Guru yang menjelaskan bahwa keinginan bhikkhu dapat tercapai melalui kesempurnaan sila dan latihan batin.
Khotbah tentang Apa yang Seseorang Mungkin Inginkan
Ākaṅkheyya Sutta menjelaskan bahwa berbagai keinginan baik seorang bhikkhu dapat tercapai, asalkan sila dijaga sempurna dan batin dilatih dengan tekun.

Guru yang menjelaskan bahwa keinginan bhikkhu dapat tercapai melalui kesempurnaan sila dan latihan batin.

Wihara di Sāvatthī, tempat Buddha menyampaikan ajaran ini kepada para bhikkhu.
Segala keinginan baik seorang bhikkhu akan tercapai bila ia menyempurnakan sila serta tekun melatih batin dan kebijaksanaan.
Buddha berbicara kepada para bhikkhu tentang berbagai cita-cita yang mungkin mereka miliki: ingin disukai oleh rekan-rekan, memperoleh kebutuhan hidup, mampu menanggung kesulitan, mengatasi rasa takut, mencapai jhāna, memperoleh kemampuan batin, hingga merealisasikan pembebasan. Pada setiap keinginan itu jawabannya kembali ke fondasi yang sama: menyempurnakan sila, mengembangkan ketenangan batin, tidak mengabaikan meditasi, menumbuhkan pandangan terang, dan menghargai tempat-tempat sunyi. Sutta ini bergerak seperti daftar tujuan latihan yang semuanya dikembalikan kepada kualitas hidup seorang praktisi.
mn6:20.1 ‘Mendicants, live by the ethical precepts and the monastic code. Live restrained in the monastic code, conducting yourselves well and resorting for alms in suitable places. Seeing danger in the slightest fault, keep the rules you’ve undertaken.’
mn6:20.2 That’s what I said, and this is why I said it.”
mn6:20.3 That is what the Buddha said.
mn6:20.4 Satisfied, the mendicants approved what the Buddha said.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.