‹
MN 60

Apaṇṇakasutta

Apaṇṇakasutta — Jalan Pasti

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA MN 60

Tokoh, tempat, dan gagasan utamanya

Kepada warga desa Sālā yang bingung memilih di antara berbagai guru dan ajaran yang bertentangan, Buddha menjelaskan 'taruhan yang aman'. Inilah Apaṇṇaka Sutta.

Potret Buddha
TOKOH

Buddha

Guru yang mengajarkan cara memilih pandangan yang aman di tengah banyaknya ajaran yang saling bertentangan.

TEMPAT

Desa Sālā

Desa brahmana Kosala yang sama seperti dalam MN 41, tempat Buddha menjelaskan cara memilih pandangan yang aman.

KONSEP

Taruhan yang aman

Memilih percaya pada akibat perbuatan dan menjalani hidup bermoral adalah pilihan aman: tidak merugikan meski ternyata keliru, dan sangat menguntungkan bila benar — berbeda dari memilih pandangan yang menyangkal akibat perbuatan.

Visual pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

Sinopsis singkat

Buddha bertemu para perumah tangga brahmana di Sālā yang belum memiliki guru yang mereka percayai. Ia menawarkan cara menilai pandangan yang bertentangan tanpa harus lebih dahulu memiliki pengetahuan langsung tentang mana yang benar. Buddha membandingkan beberapa pasangan pandangan: ada atau tidak adanya kehidupan setelah kematian dan akibat perbuatan, apakah segala sesuatu ditentukan, apakah tidak ada sebab, serta pandangan tentang keadaan tanpa bentuk dan penghentian keberadaan. Untuk setiap pasangan ia menunjukkan risiko perilaku yang mengikuti keyakinan keliru dan keamanan yang lebih besar dari pilihan yang tidak mendorong tindakan buruk. Uraian kemudian menuju empat jenis manusia dan akhirnya jalan latihan seorang Tathāgata, menjadikan sutta ini panduan memilih arah hidup ketika seseorang belum mampu memastikan seluruh persoalan metafisik sendiri.

mn60:24.1 Moreover, since there actually is causality, their view that there is no causality is wrong view.

mn60:24.2 Since there actually is causality, their thought that there is no causality is wrong purpose.

mn60:24.3 Since there actually is causality, their speech that there is no causality is wrong speech.

mn60:24.4 Since there actually is causality, in saying that there is no causality they contradict those perfected ones who teach that there is causality.

mn60:24.5 Since there actually is causality, in persuading another that there is no causality they are persuading them to accept an untrue teaching.

mn60:24.6 And on account of that they glorify themselves and put others down.

mn60:24.7 So they give up their former ethical conduct and are established in unethical conduct.

mn60:24.8 And that is how these many bad, unskillful qualities come to be with wrong view as condition—wrong view, wrong purpose, wrong speech, contradicting the noble ones, persuading others to accept untrue teachings, and glorifying oneself and putting others down.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.