
Buddha
Guru yang mengajarkan cara memilih pandangan yang aman di tengah banyaknya ajaran yang saling bertentangan.
Apaṇṇakasutta — Jalan Pasti
Kepada warga desa Sālā yang bingung memilih di antara berbagai guru dan ajaran yang bertentangan, Buddha menjelaskan 'taruhan yang aman'. Inilah Apaṇṇaka Sutta.

Guru yang mengajarkan cara memilih pandangan yang aman di tengah banyaknya ajaran yang saling bertentangan.
Desa brahmana Kosala yang sama seperti dalam MN 41, tempat Buddha menjelaskan cara memilih pandangan yang aman.
Memilih percaya pada akibat perbuatan dan menjalani hidup bermoral adalah pilihan aman: tidak merugikan meski ternyata keliru, dan sangat menguntungkan bila benar — berbeda dari memilih pandangan yang menyangkal akibat perbuatan.
Buddha bertemu para perumah tangga brahmana di Sālā yang belum memiliki guru yang mereka percayai. Ia menawarkan cara menilai pandangan yang bertentangan tanpa harus lebih dahulu memiliki pengetahuan langsung tentang mana yang benar. Buddha membandingkan beberapa pasangan pandangan: ada atau tidak adanya kehidupan setelah kematian dan akibat perbuatan, apakah segala sesuatu ditentukan, apakah tidak ada sebab, serta pandangan tentang keadaan tanpa bentuk dan penghentian keberadaan. Untuk setiap pasangan ia menunjukkan risiko perilaku yang mengikuti keyakinan keliru dan keamanan yang lebih besar dari pilihan yang tidak mendorong tindakan buruk. Uraian kemudian menuju empat jenis manusia dan akhirnya jalan latihan seorang Tathāgata, menjadikan sutta ini panduan memilih arah hidup ketika seseorang belum mampu memastikan seluruh persoalan metafisik sendiri.
mn60:17.1 A sensible person reflects on this matter in this way:
mn60:17.2 ‘If there is no effective action, when this individual’s body breaks up they will keep themselves safe.
mn60:17.3 And if there is effective action, when their body breaks up, after death, they will be reborn in a place of loss, a bad place, the underworld, hell.
mn60:17.4 But let us grant that those who say that there is no effective action are correct.
mn60:17.5 Regardless, that individual is still criticized by sensible people in this very life as being an immoral individual of wrong view, one who denies the efficacy of action.’
mn60:17.6 But if there really is effective action, they hold a losing hand on both counts.
mn60:17.7 For they are criticized by sensible people in this very life, and when their body breaks up, after death, they will be reborn in a place of loss, a bad place, the underworld, hell.
mn60:17.8 They have wrongly undertaken this sure bet teaching in such a way that it encompasses the positive outcomes of one side only, leaving out the skillful premise.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.