‹
MN 51

Kandarakasutta

Kandaraka Sutta

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA MN 51

Tokoh, tempat, dan gagasan utamanya

Di tepi Kolam Teratai Gaggarā, Kandaraka sang pengembara memuji ketenangan para bhikkhu di hadapan Buddha. Buddha kemudian menjelaskan empat jenis pribadi di dunia. Inilah Kandaraka Sutta.

Potret Buddha
TOKOH

Buddha

Guru yang menjelaskan empat jenis pribadi di dunia kepada Kandaraka.

TOKOH

Kandaraka

Pengembara yang memuji ketenangan luar biasa para bhikkhu di hadapan Buddha, memicu penjelasan tentang empat jenis pribadi.

TEMPAT

Kolam Teratai Gaggarā (Campā)

Tepi kolam teratai di Campā, tempat Buddha menyampaikan ajaran ini kepada rombongan besar bhikkhu.

KONSEP

Empat jenis pribadi

Ada yang menyiksa diri sendiri, menyiksa orang lain, menyiksa keduanya, atau tidak menyiksa siapa pun — hanya jenis terakhir yang hidup bahagia di sini dan sekarang.

Visual pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

Sinopsis singkat

Kandaraka, seorang pengembara, dan Pessa, putra seorang pelatih gajah, datang menemui Buddha dan melihat komunitas bhikkhu duduk dalam keheningan. Kandaraka kagum pada ketertiban mereka. Setelah ia pergi, Pessa berbicara tentang betapa sulitnya memahami manusia karena mereka sering menyembunyikan isi pikirannya. Buddha kemudian membagi manusia menjadi empat: mereka yang menyiksa diri, menyiksa makhluk lain, melakukan keduanya, dan mereka yang tidak menyiksa diri maupun orang lain. Jenis terakhir dijelaskan melalui perjalanan seorang murid yang menjalani sila, menjaga indra, mengatasi rintangan dan mengembangkan meditasi hingga menemukan kebahagiaan yang tidak dibangun di atas penderitaan.

mn51:3.1 “That’s so true, Kandaraka! That’s so true!

mn51:3.2 The perfected ones, the fully awakened Buddhas in the past or the future who lead the mendicant Saṅgha to practice properly at best do so

mn51:3.6 For in this mendicant Saṅgha there are perfected mendicants, who have ended the defilements, completed the spiritual journey, done what had to be done, laid down the burden, achieved their heart’s goal, utterly ended the fetter of continued existence, and are rightly freed through enlightenment.

mn51:3.7 And in this mendicant Saṅgha there are trainee mendicants who are consistently ethical, living consistently, alert, living alertly.

mn51:3.8 They meditate with their minds firmly established in the four kinds of mindfulness meditation.

mn51:3.10 It’s when a mendicant meditates by observing an aspect of the body—keen, aware, and mindful, rid of covetousness and displeasure for the world.

mn51:3.11 They meditate observing an aspect of feelings—keen, aware, and mindful, rid of covetousness and displeasure for the world.

mn51:3.12 They meditate observing an aspect of the mind—keen, aware, and mindful, rid of covetousness and displeasure for the world.

mn51:3.13 They meditate observing an aspect of principles—keen, aware, and mindful, rid of covetousness and displeasure for the world.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.