
Buddha
Guru yang menceritakan bagaimana ia membagi dan melatih pikirannya sendiri sebelum tercerahkan.
Dvedhāvitakkasutta — Dua Jenis Pikiran
Sebelum tercerahkan, Buddha membagi pikirannya sendiri menjadi dua kelompok — bermanfaat dan tidak bermanfaat — lalu berlatih meninggalkan yang tidak bermanfaat dan mengembangkan yang bermanfaat. Inilah Dvedhāvitakka Sutta.

Guru yang menceritakan bagaimana ia membagi dan melatih pikirannya sendiri sebelum tercerahkan.

Wihara di Sāvatthī, tempat Buddha menceritakan pengalaman ini kepada para bhikkhu.
Pikiran yang dilandasi keserakahan, kebencian, dan kekejaman digolongkan tidak bermanfaat dan ditinggalkan; pikiran yang dilandasi pelepasan, cinta kasih, dan tanpa-kekejaman dikembangkan.
Buddha mengenang masa ketika ia masih seorang bodhisatta dan mulai memperhatikan arah pikirannya sendiri. Ia membagi pikiran menjadi dua kelompok: pikiran yang dipenuhi keinginan indria, kebencian dan kekejaman, serta pikiran pelepasan, tanpa kebencian dan tanpa kekejaman. Setiap kali kelompok pertama muncul, ia melihat bahwa pikiran itu merugikan dirinya dan makhluk lain sehingga perlahan ditinggalkan; kelompok kedua dapat dikembangkan, meskipun tetap perlu diseimbangkan agar tubuh tidak lelah. Buddha mengibaratkan proses itu dengan penggembala yang menjaga sapi, lalu menceritakan bagaimana batin yang telah terkonsentrasi membawanya melalui tiga pengetahuan hingga pencerahan.
Seyyathāpi, bhikkhave, gimhānaṁ pacchime māse sabbasassesu gāmantasambhatesu gopālako gāvo rakkheyya, tassa rukkhamūlagatassa vā abbhokāsagatassa vā satikaraṇīyameva hoti:
Para bhikkhu, misalnya pada bulan terakhir musim panas, ketika semua hasil panen telah dikumpulkan di dalam desa, seorang penggembala sapi harus menjaga sapi-sapinya. Ketika ia berada di bawah pohon atau di tempat terbuka, ia hanya perlu senantiasa ingat:
‘etā gāvo’ti.
‘Sapi-sapi itu ada di sana.’
Evamevaṁ kho, bhikkhave, satikaraṇīyameva ahosi:
Demikian pula, para bhikkhu, yang perlu kulakukan hanyalah menyadari bahwa
‘ete dhammā’ti.
‘hal-hal itu ada’.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.