
Buddha
Guru yang memberi jawaban ringkas tentang jalan yang tidak bertengkar dengan siapa pun.
Khotbah Madhupiṇḍika (Kue Madu)
Daṇḍapāṇi bertanya kepada Buddha tentang ajaran-Nya. Jawaban Buddha sangat ringkas, lalu Mahākaccāna menguraikannya kepada para bhikkhu: bagaimana kontak, perasaan, persepsi, dan pemikiran dapat berkembang menjadi belitan pikiran. Inilah Madhupiṇḍika Sutta.

Guru yang memberi jawaban ringkas tentang jalan yang tidak bertengkar dengan siapa pun.
Orang Sakya yang bertanya kepada Buddha tentang apa yang Ia ajarkan dan nyatakan.

Murid utama yang menguraikan jawaban singkat Buddha menjadi penjelasan mendalam bagi para bhikkhu.
Wilayah Sakya tempat percakapan ini berlangsung, dekat Taman Nigrodha.
Sutta ini menunjukkan bagaimana pengalaman indrawi dapat berkembang menjadi persepsi, pemikiran, dan belitan batin yang melahirkan konflik.
Ketika Buddha sedang berada di Kapilavatthu, Daṇḍapāṇi orang Sakya mendatanginya dan bertanya apa yang ia ajarkan. Jawaban Buddha yang singkat—tentang hidup tanpa pertengkaran dan tanpa dikuasai persepsi—membuat Daṇḍapāṇi pergi tanpa memahami maksudnya. Para bhikkhu kemudian meminta penjelasan, tetapi uraian Buddha masih sangat padat sehingga mereka mendatangi Mahākaccāna. Ia membedah rangkaian pengalaman sejak indra bertemu objek, muncul kesadaran, kontak, perasaan, persepsi dan pemikiran, hingga pikiran berkembang menjadi proliferasi yang dapat melahirkan konflik. Ketika penjelasan itu dilaporkan kembali, Buddha membenarkannya dan memuji kemampuan Mahākaccāna menjabarkan ajaran yang ringkas.
mn18:16.1 Eye consciousness arises dependent on the eye and sights. The meeting of the three is contact. Contact is a requirement for feeling. What you feel, you perceive. What you perceive, you think about. What you think about, you proliferate. What you proliferate is the source from which judgments driven by proliferating perceptions beset a person. This occurs with respect to sights known by the eye in the past, future, and present.
mn18:16.2 Ear consciousness arises dependent on the ear and sounds. …
mn18:16.3 Nose consciousness arises dependent on the nose and smells. …
mn18:16.4 Tongue consciousness arises dependent on the tongue and tastes. …
mn18:16.5 Body consciousness arises dependent on the body and touches. …
mn18:16.6 Mind consciousness arises dependent on the mind and ideas. The meeting of the three is contact. Contact is a requirement for feeling. What you feel, you perceive. What you perceive, you think about. What you think about, you proliferate. What you proliferate is the source from which judgments driven by proliferating perceptions beset a person. This occurs with respect to ideas known by the mind in the past, future, and present.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.