‹
MN 148

Chachakkasutta

Khotbah Enam Demi Enam

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

Ilustrasi pendamping Majjhima Nikāya MN 148, dengan Bunbun dan kucingnya sebagai saksi
KENALI DUNIA MN 148

Tokoh, tempat, dan gagasan utamanya

Chachakka Sutta adalah uraian tentang enam kelompok enam.

Potret Buddha
TOKOH

Buddha

Buddha mengajar para bhikkhu memahami pengalaman secara terstruktur.

TOKOH

Para bhikkhu

Buddha mengajar para bhikkhu memahami pengalaman secara terstruktur.

TEMPAT

Sāvatthī

Latar pembabaran berada di Sāvatthī.

GAGASAN

Rantai pengalaman indra

Penderitaan dapat dipahami dengan melihat bagaimana indra, kontak, perasaan, dan keinginan saling berhubungan.

Visual pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

Sinopsis singkat

Buddha menguraikan enam kelompok yang masing-masing berisi enam: indra, objek, kesadaran, kontak, perasaan dan keinginan yang muncul berdasarkan masing-masing pasangan indra-objek. Dari jaringan itu beliau menunjukkan bahwa tidak satu pun komponennya layak dianggap diri. Orang yang tidak terlatih bereaksi terhadap perasaan dengan kesenangan, penolakan atau kebingungan sehingga kecenderungan nafsu, kebencian dan ketidaktahuan berkembang; murid yang terlatih mengalami proses yang sama tanpa menambah bahan bakar. Analisis enam sextet itu menjadikan pengalaman indra sebagai tempat langsung untuk memahami bukan-diri dan memutus belenggu.

mn148:39.1 Mind consciousness arises dependent on the mind and ideas. The meeting of the three is contact. Contact is a requirement for what is felt as pleasant, painful, or neutral.

mn148:39.2 When you experience a pleasant feeling, if you don’t approve, welcome, and keep clinging to it,

mn148:39.3 the underlying tendency to greed does not underlie that.

mn148:39.4 When you experience a painful feeling, if you don’t sorrow or wail or lament, beating your breast and falling into confusion,

mn148:39.5 the underlying tendency to aversion does not underlie that.

mn148:39.6 When you experience a neutral feeling, if you truly understand that feeling’s origin, disappearance, gratification, drawback, and escape,

mn148:39.7 the underlying tendency to ignorance does not underlie that.

mn148:39.8 Mendicants, after giving up the underlying tendency to greed for pleasant feeling, after dispelling the underlying tendency to aversion toward painful feeling, after eradicating ignorance in the case of neutral feeling, after giving up ignorance and giving rise to knowledge, it’s quite possible to make an end of suffering in this very life.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.