
Buddha
Mahāpajāpatī mempersembahkan jubah, Ānanda memohon penjelasan, dan Buddha menguraikan nilai berdana.
Khotbah tentang Analisis Pemberian

Dakkhiṇāvibhaṅga Sutta membahas pemberian dan buahnya.

Mahāpajāpatī mempersembahkan jubah, Ānanda memohon penjelasan, dan Buddha menguraikan nilai berdana.

Mahāpajāpatī mempersembahkan jubah, Ānanda memohon penjelasan, dan Buddha menguraikan nilai berdana.

Mahāpajāpatī mempersembahkan jubah, Ānanda memohon penjelasan, dan Buddha menguraikan nilai berdana.
Latar sutta berhubungan dengan komunitas Sakya.
Pemberian menjadi luhur ketika dilandasi niat bersih dan diarahkan pada ladang kebajikan yang tepat.
Mahāpajāpatī Gotamī datang membawa sepasang kain yang ia pintal dan tenun sendiri untuk dipersembahkan kepada Buddha. Buddha memintanya memberikannya kepada Saṅgha, tetapi Mahāpajāpatī tetap berharap dapat mempersembahkannya langsung kepada beliau. Ānanda lalu memohon atas namanya dan mengingatkan jasa Mahāpajāpatī. Dari peristiwa itu Buddha menjelaskan berbagai jenis pemberian kepada individu dan kepada Saṅgha, serta bagaimana buah pemberian berkaitan dengan kualitas penerima dan kemurnian pihak yang memberi maupun menerima. Persembahan pribadi akhirnya ditempatkan dalam pembahasan yang lebih luas tentang nilai pemberian kepada komunitas.
mn142:14.1 Demikianlah Sang Bhagavā bersabda.
mn142:14.2 Setelah berkata demikian, Yang Sempurna, Sang Guru, selanjutnya bersabda:
mn142:14.3 “Ketika seorang yang bermoral dengan hati yang penuh keyakinan
mn142:14.4 memberikan derma yang diperoleh dengan benar kepada orang-orang yang tidak bermoral,
mn142:14.5 Dengan percaya pada buah perbuatan yang agung,
mn142:14.6 Persembahan itu menjadi murni oleh si pemberi.
mn142:14.7 Ketika seorang yang tidak bermoral dan tidak percaya memberi dana kepada mereka yang bermoral,
mn142:14.8 Memberi pemberian yang tidak patut kepada orang-orang bermoral dengan pikiran yang tidak tulus,
mn142:14.9 Tidak percaya pada buah perbuatan yang agung,
mn142:14.10 Persembahan itu menjadi suci karena penerimanya.
mn142:14.11 Ketika seorang yang tidak bermoral dan tidak percaya memberi dana kepada orang-orang yang tidak bermoral,
mn142:14.12 memberi pemberian yang tidak patut dengan pikiran yang tidak tulus,
mn142:14.13 tidak percaya pada buah perbuatan yang melimpah,
mn142:14.14 Aku katakan bahwa dana itu tidak berbuah besar.
mn142:14.15 Ketika seorang yang bermoral dengan hati yang penuh keyakinan
mn142:14.16 memberi dana yang patut kepada orang-orang yang bermoral,
mn142:14.17 percaya pada buah perbuatan yang melimpah,
mn142:14.18 Aku katakan bahwa dana itu sungguh berbuah besar.
mn142:14.19 Tetapi ketika seorang yang telah bebas dari nafsu memberi kepada yang telah bebas dari nafsu
mn142:14.20 suatu pemberian yang patut dengan hati yang penuh keyakinan,
mn142:14.21 percaya pada buah perbuatan yang melimpah,
mn142:14.22 itu sungguh yang terbaik di antara pemberian materi."
mn142:14.23 Selesailah Dakkhiṇāvibhaṅgasutta, yang kedua belas.
mn142:14.24 Selesailah bab keempat, Vibhaṅgavagga.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.