
Buddha
Buddha memperkenalkan ajaran, sementara Sāriputta menguraikannya.
Saccavibhaṅgasutta — Analisis Kebenaran-Kebenaran

Saccavibhaṅga Sutta menguraikan Empat Kebenaran Mulia.

Buddha memperkenalkan ajaran, sementara Sāriputta menguraikannya.

Buddha memperkenalkan ajaran, sementara Sāriputta menguraikannya.
Latar sutta berkaitan dengan tempat awal diputarnya roda Dhamma.
Empat Kebenaran Mulia menjadi peta dasar untuk memahami penderitaan dan jalan keluarnya.
Buddha memperkenalkan Sāriputta dan Mahāmoggallāna sebagai dua sahabat yang patut diikuti, lalu Sāriputta memberikan uraian terperinci tentang Empat Kebenaran Mulia. Penderitaan dijabarkan melalui kelahiran, penuaan, kematian, kesedihan, rasa sakit, tidak memperoleh yang diinginkan dan lima kelompok kemelekatan; asalnya melalui kehausan; penghentiannya melalui pelepasan kehausan; dan jalan menuju penghentian melalui Jalan Mulia Berunsur Delapan. Uraian Sāriputta mengubah empat rumusan singkat menjadi peta yang jelas tentang apa yang harus dipahami, ditinggalkan, direalisasikan dan dikembangkan.
Katamā cāvuso, sammādiṭṭhi?
Dan apakah, para sahabat, pandangan benar itu?
Yaṁ kho, āvuso, dukkhe ñāṇaṁ, dukkhasamudaye ñāṇaṁ, dukkhanirodhe ñāṇaṁ, dukkhanirodhagāminiyā paṭipadāya ñāṇaṁ,
Yaitu, para sahabat, pengetahuan tentang penderitaan, pengetahuan tentang asal-mula penderitaan, pengetahuan tentang lenyapnya penderitaan, dan pengetahuan tentang jalan menuju lenyapnya penderitaan.
ayaṁ vuccatāvuso: ‘sammādiṭṭhi’.
Ini disebut pandangan benar, para sahabat.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.