‹
MN 141

Saccavibhaṅgasutta

Saccavibhaṅgasutta — Analisis Kebenaran-Kebenaran

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

Ilustrasi pendamping Majjhima Nikāya MN 141, dengan Bunbun dan kucingnya sebagai saksi
KENALI DUNIA MN 141

Tokoh, tempat, dan gagasan utamanya

Saccavibhaṅga Sutta menguraikan Empat Kebenaran Mulia.

Potret Buddha
TOKOH

Buddha

Buddha memperkenalkan ajaran, sementara Sāriputta menguraikannya.

Potret Sāriputta
TOKOH

Sāriputta

Buddha memperkenalkan ajaran, sementara Sāriputta menguraikannya.

TEMPAT

Isipatana di Benares

Latar sutta berkaitan dengan tempat awal diputarnya roda Dhamma.

GAGASAN

Peta inti Dhamma

Empat Kebenaran Mulia menjadi peta dasar untuk memahami penderitaan dan jalan keluarnya.

Visual pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

Sinopsis singkat

Buddha memperkenalkan Sāriputta dan Mahāmoggallāna sebagai dua sahabat yang patut diikuti, lalu Sāriputta memberikan uraian terperinci tentang Empat Kebenaran Mulia. Penderitaan dijabarkan melalui kelahiran, penuaan, kematian, kesedihan, rasa sakit, tidak memperoleh yang diinginkan dan lima kelompok kemelekatan; asalnya melalui kehausan; penghentiannya melalui pelepasan kehausan; dan jalan menuju penghentian melalui Jalan Mulia Berunsur Delapan. Uraian Sāriputta mengubah empat rumusan singkat menjadi peta yang jelas tentang apa yang harus dipahami, ditinggalkan, direalisasikan dan dikembangkan.

mn141:8.1 “Near Varanasi, in the deer park at Isipatana, the Realized One, the perfected one, the fully awakened Buddha rolled forth the supreme Wheel of Dhamma. And that wheel cannot be rolled back by any ascetic or brahmin or god or Māra or divinity or by anyone in the world.

mn141:8.2 It is the teaching, advocating, establishing, clarifying, analyzing, and revealing of the four noble truths.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.