
Buddha
Pukkusāti adalah pencari Dhamma yang belum mengenali Buddha saat menerima ajaran langsung darinya.
Khotbah tentang Analisis Unsur-unsur

Dhātuvibhaṅga Sutta mempertemukan Buddha dengan Pukkusāti di pondok pembuat tembikar.

Pukkusāti adalah pencari Dhamma yang belum mengenali Buddha saat menerima ajaran langsung darinya.

Pukkusāti adalah pencari Dhamma yang belum mengenali Buddha saat menerima ajaran langsung darinya.
Sutta ini berlatar tempat sederhana dan hening.
Dengan melihat pengalaman sebagai unsur, kemelekatan pada diri menjadi lebih longgar.
Pukkusāti, yang meninggalkan rumah karena keyakinan kepada Buddha tetapi belum pernah bertemu beliau, bermalam di sebuah tempat pembuat tembikar. Buddha datang ke tempat yang sama, tetapi Pukkusāti tidak mengenalinya. Sang Guru lalu mengajarkan enam unsur dan empat penopang batin, membawa pendengarnya semakin dalam sampai Pukkusāti menyadari siapa orang yang sedang mengajarnya. Ia meminta penahbisan, tetapi belum memiliki mangkuk dan jubah lengkap; ketika pergi mencarinya ia tewas diseruduk sapi. Buddha kemudian menjelaskan kepada para bhikkhu bahwa Pukkusāti telah mencapai tingkat yang tidak kembali lagi ke dunia ini.
mn140:5.1 “In whose name have you gone forth, mendicant? Who is your Teacher? Whose teaching do you believe in?”
mn140:5.2 “Reverend, there is the ascetic Gotama—a Sakyan, gone forth from a Sakyan family.
mn140:5.3 He has this good reputation:
mn140:5.4 ‘That Blessed One is perfected, a fully awakened Buddha, accomplished in knowledge and conduct, holy, knower of the world, supreme guide for those fit for training, teacher of gods and humans, awakened, blessed.’
mn140:5.5 I’ve gone forth in his name.
mn140:5.6 That Blessed One is my Teacher,
mn140:5.7 and I believe in his teaching.”
mn140:5.8 “But mendicant, where is the Blessed One at present, the perfected one, the fully awakened Buddha?”
mn140:5.9 “In the northern lands there is a city named Sāvatthī.
mn140:5.10 There the Blessed One is now staying, the perfected one, the fully awakened Buddha.”
mn140:5.11 “But have you ever seen that Buddha?
mn140:5.12 Would you recognize him if you saw him?”
mn140:5.13 “No, I’ve never seen him,
mn140:5.14 and I wouldn’t recognize him if I did.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.