‹
MN 138

Uddesavibhaṅgasutta

Khotbah tentang Ringkasan dan Analisisnya

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

Ilustrasi pendamping Majjhima Nikāya MN 138, dengan Bunbun dan kucingnya sebagai saksi
KENALI DUNIA MN 138

Tokoh, tempat, dan gagasan utamanya

Uddesavibhaṅga Sutta berisi ajaran ringkas Buddha yang kemudian diuraikan oleh Mahākaccāna.

Potret Buddha
TOKOH

Buddha

Buddha memberi inti ajaran, sementara Mahākaccāna membuka rincian maknanya.

Potret Mahākaccāna
TOKOH

Mahākaccāna

Buddha memberi inti ajaran, sementara Mahākaccāna membuka rincian maknanya.

TEMPAT

Kammāsadhamma di Kuru

Latar sutta berada di wilayah Kuru.

GAGASAN

Batin yang tidak terpencar

Latihan mengarah pada batin yang tidak melekat pada pengalaman luar dan tidak tenggelam di dalam.

Visual pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

Sinopsis singkat

Buddha memberikan pernyataan ringkas tentang kesadaran yang tidak tercerai di luar, tidak menetap di dalam dan tidak terikat oleh kemelekatan, lalu masuk ke tempat tinggalnya. Para bhikkhu yang belum memahami maksudnya meminta Mahākaccāna menjelaskan. Ia menguraikan bagaimana perhatian terhadap objek indra dapat membuat batin tersebar keluar dan bagaimana kemelekatan pada keadaan batin membuatnya menetap di dalam. Setelah para bhikkhu melaporkan uraian itu, Buddha menyatakan bahwa Mahākaccāna telah menjelaskan dengan tepat apa yang beliau sampaikan secara singkat.

mn138:7.1 “Reverends, suppose there was a person in need of heartwood. And while wandering in search of heartwood he’d come across a large tree standing with heartwood. But he’d pass over the roots and trunk, imagining that the heartwood should be sought in the branches and leaves.

mn138:7.2 Such is the consequence for the venerables. Though you were face to face with the Buddha, you bypassed him, imagining that you should ask me about this matter.

mn138:7.3 For he is the Buddha, the one who knows and sees. He is vision, he is knowledge, he is the manifestation of principle, he is the manifestation of divinity. He is the preacher, the proclaimer, the elucidator of meaning, the bestower of freedom from death, the lord of truth, the Realized One.

mn138:7.4 That was the time to approach the Buddha and ask about this matter.

mn138:7.5 You should have remembered it in line with the Buddha’s answer.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.