
Buddha
Percakapan bermula dari Samiddhi dan berkembang menjadi penjelasan Buddha kepada Ānanda.
Khotbah tentang Analisis Perbuatan yang Lebih Panjang

Mahākammavibhaṅga Sutta memperdalam pembahasan kamma dan mengingatkan bahwa akibat perbuatan tidak selalu tampak sederhana.

Percakapan bermula dari Samiddhi dan berkembang menjadi penjelasan Buddha kepada Ānanda.

Percakapan bermula dari Samiddhi dan berkembang menjadi penjelasan Buddha kepada Ānanda.
Percakapan bermula dari Samiddhi dan berkembang menjadi penjelasan Buddha kepada Ānanda.
Latar sutta berada di wilayah Rājagaha.
Kamma perlu dipahami dengan hati-hati karena hasil perbuatan dapat matang dalam cara dan waktu berbeda.
Persoalan kamma bermula dari percakapan pengembara Potaliputta dengan Bhikkhu Samiddhi dan akhirnya dibawa kepada Buddha. Buddha menunjukkan bahaya membuat kesimpulan terlalu cepat tentang hubungan perbuatan dan hasil kelahiran kembali. Seseorang dapat melakukan perbuatan buruk tetapi tampak menuju keadaan baik, atau melakukan perbuatan baik tetapi tampak mengalami hasil buruk, karena satu kasus tidak memperlihatkan seluruh rangkaian kamma yang telah dibuat dan waktu kematangannya. Dengan menguraikan beberapa kemungkinan tindakan, pandangan menjelang kematian dan hasil kelahiran kembali, Buddha menolak generalisasi sederhana tanpa menyangkal bekerjanya kamma.
mn136:10.1 But some other ascetic or brahmin—by dint of keen, resolute, committed, and diligent effort, and right application of mind—experiences an immersion of the heart of such a kind that it gives rise to clairvoyance that is purified and superhuman. With that clairvoyance they see that individual
mn136:10.2 here who killed living creatures … and had wrong view. And they see that they are reborn in a heavenly realm.
mn136:10.3 They say:
mn136:10.4 ‘It seems that there is no such thing as bad deeds, and the result of bad conduct.
mn136:10.5 For I have seen an individual here who killed living creatures … and had wrong view. And I saw that they were reborn in a heavenly realm.’
mn136:10.6 They say:
mn136:10.7 ‘It seems that everyone who kills living creatures … and has wrong view is reborn in a heavenly realm.
mn136:10.8 Those whose notion is this have the right notion. Those whose notion is otherwise have a wrong notion.’
mn136:10.9 And so they obstinately stick to what they have known, seen, and understood for themselves, insisting that: ‘This is the only truth, anything else is futile.’
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.