
Mahākaccāna
Mahākaccāna menjadi pengurai utama bagi para bhikkhu.
Mahākaccāna dan Satu Malam yang Baik

Mahākaccānabhaddekaratta Sutta memperlihatkan Mahākaccāna menguraikan ajaran singkat Buddha secara lebih luas.

Mahākaccāna menjadi pengurai utama bagi para bhikkhu.
Mahākaccāna menjadi pengurai utama bagi para bhikkhu.
Latar sutta berhubungan dengan suasana latihan dan dialog Dhamma di wilayah Rājagaha.
Batin melekat karena menempel pada pengalaman indra; latihan mengajarkan cara melihatnya dengan bebas.
Bhikkhu Samiddhi didatangi sesosok dewa yang menanyakan apakah ia mengetahui ajaran 'Satu Malam yang Baik'. Karena belum mengetahuinya, Samiddhi menemui Buddha dan menerima syair ringkas tentang masa lalu, masa depan dan keadaan sekarang. Buddha pergi tanpa uraian panjang, sehingga para bhikkhu meminta Mahākaccāna menjelaskan maksudnya. Mahākaccāna membedah ajaran melalui enam indra dan objeknya, menunjukkan bagaimana batin melekat pada pengalaman dalam tiga waktu. Ketika penjelasan itu dilaporkan kembali, Buddha membenarkan uraian Mahākaccāna.
mn133:7.1 Soon after the Buddha left, those mendicants considered,
mn133:7.2 “The Buddha gave this brief summary recital, then entered his dwelling without explaining the meaning in detail. …
mn133:7.19 Who can explain in detail the meaning of this brief summary given by the Buddha?”
mn133:7.20 Then those mendicants thought:
mn133:7.21 “This Venerable Mahākaccāna is praised by the Buddha and esteemed by his sensible spiritual companions.
mn133:7.22 He is capable of explaining in detail the meaning of this brief summary recital given by the Buddha.
mn133:7.23 Let’s go to him, and ask him about this matter.”
mn133:7.24 Then those mendicants went to Mahākaccāna, and exchanged greetings with him.
mn133:7.25 When the greetings and polite conversation were over, they sat down to one side. They told him what had happened, and said:
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.