
Buddha
Buddha mengajar para bhikkhu agar melihat konsekuensi moral dengan jelas dan tidak meremehkan akibat perbuatan.
Khotbah tentang Orang Bodoh dan Orang Bijaksana

Bālapaṇḍita Sutta membandingkan orang bodoh dan orang bijaksana. Dengan gambaran yang kuat, sutta ini mengingatkan bahwa pilihan hidup membentuk arah penderitaan atau kebahagiaan.

Buddha mengajar para bhikkhu agar melihat konsekuensi moral dengan jelas dan tidak meremehkan akibat perbuatan.
Buddha mengajar para bhikkhu agar melihat konsekuensi moral dengan jelas dan tidak meremehkan akibat perbuatan.
Latar pembabaran berada di Sāvatthī, tempat banyak ajaran tentang kamma dan latihan moral disampaikan.
Kebodohan membawa penderitaan karena salah melihat akibat, sedangkan kebijaksanaan memilih jalan yang membawa keselamatan.
Buddha membandingkan orang bodoh dan orang bijaksana melalui pikiran, ucapan dan tindakan mereka. Orang bodoh sudah menuai tekanan dalam kehidupan sekarang melalui ketakutan, hukuman dan penyesalan, lalu menghadapi akibat yang lebih berat setelah kematian; Buddha menggambarkan keadaan sengsara dengan perumpamaan yang keras untuk menekankan seriusnya perbuatan buruk. Orang bijaksana menjalani arah sebaliknya dan memperoleh ketenangan serta tujuan yang baik. Bahkan kemegahan seorang raja pemutar roda dipakai hanya sebagai pembanding untuk menunjukkan betapa besar buah dari kehidupan yang diarahkan dengan kebijaksanaan.
mn129:25.1 And suppose that fool, after a very long time, returned to the human realm.
mn129:25.2 They’d be reborn in a low class family—a family of corpse-workers, hunters, bamboo-workers, chariot-makers, or scavengers.
mn129:25.3 Such families are poor, with little to eat or drink, where life is tough, and food and shelter are hard to find.
mn129:25.4 And they’d be ugly, unsightly, deformed, sickly—one-eyed, crippled, lame, or half-paralyzed. They don’t get to have food, drink, clothes, and vehicles; garlands, fragrance, and makeup; or bed, house, and lighting.
mn129:25.5 And they do bad things by way of body, speech, and mind.
mn129:25.6 When their body breaks up, after death, they’re reborn in a place of loss, a bad place, the underworld, hell.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.