‹
MN 114

Sevitabbāsevitabbasutta

Sutta tentang Apa yang Harus dan Tidak Harus Dilatih

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

Ilustrasi pendamping Majjhima Nikāya MN 114, dengan Bunbun dan kucingnya sebagai saksi
KENALI DUNIA MN 114

Tokoh, tempat, dan gagasan utamanya

Sevitabbāsevitabba Sutta mengajarkan apa yang layak didekati dan apa yang sebaiknya dihindari. Sutta ini membantu pembaca menilai pilihan hidup dari akibatnya terhadap batin.

Potret Buddha
TOKOH

Buddha

Buddha memberi prinsip utama, sementara Sāriputta menguraikan penerapannya dalam kehidupan latihan.

Potret Sāriputta
TOKOH

Sāriputta

Buddha memberi prinsip utama, sementara Sāriputta menguraikan penerapannya dalam kehidupan latihan.

TEMPAT

Sāvatthī

Latar pembabaran berada dalam komunitas yang sedang belajar memilah kebiasaan, pergaulan, dan keadaan batin.

GAGASAN

Memilih yang menumbuhkan batin

Ukuran utama dalam memilih sesuatu adalah apakah ia menambah kualitas baik atau justru memperkuat kekotoran batin.

Visual pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

Sinopsis singkat

Buddha menjelaskan bahwa tidak semua hal patut dikembangkan hanya karena terasa menyenangkan, dan tidak semua hal harus ditinggalkan hanya karena terasa tidak menyenangkan. Tubuh, ucapan, pikiran, cara memperoleh sesuatu, persepsi, pandangan dan individualitas perlu dinilai dari akibatnya: apakah kualitas bermanfaat bertambah dan kualitas tidak bermanfaat berkurang, atau sebaliknya. Sāriputta kemudian menguraikan ajaran itu lebih rinci dengan contoh-contoh. Ukuran praktik menjadi sangat praktis—bukan selera pribadi, tetapi arah perubahan batin dan akibat yang ditimbulkan.

mn114:7.1 ‘I say that there are two kinds of mental behavior:

mn114:7.2 that which you should cultivate, and that which you should not cultivate.

mn114:7.3 And each of these is a kind of mental behavior.’

mn114:7.6 You should not cultivate the kind of mental behavior which causes unskillful qualities to grow while skillful qualities decline.

mn114:7.7 And you should cultivate the kind of mental behavior which causes unskillful qualities to decline while skillful qualities grow.

mn114:7.8 And what kind of mental behavior causes unskillful qualities to grow while skillful qualities decline?

mn114:7.9 It’s when someone is covetous. They covet the wealth and belongings of others: ‘Oh, if only their belongings were mine!’

mn114:7.10 They have ill will and malicious intentions: ‘May these sentient beings be killed, slaughtered, slain, destroyed, or annihilated!’

mn114:7.11 That kind of mental behavior causes unskillful qualities to grow while skillful qualities decline.

mn114:7.12 And what kind of mental behavior causes unskillful qualities to decline while skillful qualities grow?

mn114:7.13 It’s when someone is content. They don’t covet the wealth and belongings of others: ‘Oh, if only their belongings were mine!’

mn114:7.14 They have a kind heart and loving intentions: ‘May these sentient beings live free of enmity and ill will, untroubled and happy!’

mn114:7.15 That kind of mental behavior causes unskillful qualities to decline while skillful qualities grow.

mn114:7.16 ‘I say that there are two kinds of mental behavior:

mn114:7.17 that which you should cultivate, and that which you should not cultivate.

mn114:7.18 And each of these is a kind of mental behavior.’

mn114:7.19 That’s what the Buddha said, and this is why he said it.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.