
Buddha
Buddha memberi pedoman kepada para bhikkhu agar penilaian terhadap pencapaian tidak dilakukan sembarangan.
Khotbah tentang Penyucian Enam Aspek

Chabbisodhana Sutta membahas cara memeriksa pengakuan pencapaian spiritual dengan hati-hati. Fokusnya bukan mencurigai orang, tetapi menjaga agar Dhamma tidak dikaburkan oleh klaim yang belum matang.

Buddha memberi pedoman kepada para bhikkhu agar penilaian terhadap pencapaian tidak dilakukan sembarangan.
Buddha memberi pedoman kepada para bhikkhu agar penilaian terhadap pencapaian tidak dilakukan sembarangan.
Sutta ini berlatar komunitas monastik yang membutuhkan standar jelas dalam menjaga kemurnian ajaran.
Pembebasan sejati terlihat dari pemahaman dan perilaku yang konsisten, bukan dari pengakuan semata.
Buddha memperingatkan para bhikkhu tentang bahaya menilai pencapaian orang lain dari apa yang mereka nyatakan. Seseorang mungkin mengaku mengetahui kelahiran telah berakhir, tetapi pernyataan itu perlu diperiksa dari cara ia berhubungan dengan hal-hal yang dapat membangkitkan keserakahan, kebencian dan kebodohan. Buddha menjelaskan bagaimana seorang yang benar-benar terbebas telah memahami enam landasan indra, pengalaman yang muncul melaluinya, dan kecenderungan batin yang biasanya tumbuh dari kontak. Ukuran pembebasan bukan kemegahan klaim, melainkan tidak adanya kondisi yang membuat batin kembali melekat.
mn112:16.1 So abhikkante paṭikkante sampajānakārī ahosiṁ, ālokite vilokite sampajānakārī ahosiṁ, samiñjite pasārite sampajānakārī ahosiṁ, saṅghāṭipattacīvaradhāraṇe sampajānakārī ahosiṁ, asite pīte khāyite sāyite sampajānakārī ahosiṁ, uccārapassāvakamme sampajānakārī ahosiṁ, gate ṭhite nisinne sutte jāgarite bhāsite tuṇhībhāve sampajānakārī ahosiṁ.
mn112:16.2 So iminā ca ariyena sīlakkhandhena samannāgato, imāya ca ariyāya santuṭṭhiyā samannāgato, iminā ca ariyena indriyasaṁvarena samannāgato, iminā ca ariyena satisampajaññena samannāgato
mn112:16.3 vivittaṁ senāsanaṁ bhajiṁ araññaṁ rukkhamūlaṁ pabbataṁ kandaraṁ giriguhaṁ susānaṁ vanapatthaṁ abbhokāsaṁ palālapuñjaṁ.
mn112:16.4 So pacchābhattaṁ piṇḍapātapaṭikkanto nisīdiṁ pallaṅkaṁ ābhujitvā ujuṁ kāyaṁ paṇidhāya parimukhaṁ satiṁ upaṭṭhapetvā.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.