
Buddha
Guru yang menjelaskan dasar pengetahuan-Nya melalui pengalaman langsung.
Khotbah kepada Saṅgārava
Brahmana Saṅgārava bertanya apakah para petapa mengaku mencapai pengetahuan karena tradisi, keyakinan, atau pengalaman langsung. Buddha menjelaskan tiga jenis guru dan menceritakan pencarian-Nya hingga menemukan pencerahan. Inilah Saṅgārava Sutta.

Guru yang menjelaskan dasar pengetahuan-Nya melalui pengalaman langsung.
Brahmana muda yang menguji sumber klaim pengetahuan para petapa.
Perempuan brahmana berbakti yang mendorong Saṅgārava menemui Buddha.
Desa tempat Buddha dan Saṅgārava berdialog.
Ajaran Buddha tidak hanya diwarisi atau dipercayai; ia berakar pada pencarian, latihan, dan realisasi langsung.
Brahmana Saṅgārava bertanya kepada Buddha tentang para petapa yang mengaku mencapai pengetahuan tinggi: apakah Buddha termasuk mereka yang hanya mengikuti tradisi, mereka yang memperoleh pengetahuan melalui keyakinan, atau mereka yang mengetahui sendiri. Buddha menjawab dengan menceritakan pencarian pribadinya. Ia meninggalkan kehidupan rumah tangga, belajar kepada Āḷāra Kālāma dan Uddaka Rāmaputta, lalu menjalani praktik keras yang tidak membawa tujuan. Setelah meninggalkan ekstrem tersebut, ia menemukan jalan meditasi yang menghasilkan tiga pengetahuan dan pencerahan. Dengan demikian klaim Buddha tidak didasarkan pada kitab turun-temurun atau kepercayaan kepada orang lain, tetapi pada pengalaman langsung.
mn100:25.1 Then it occurred to me,
mn100:25.2 ‘Why don’t I just take a little bit of food each time, a handful of broth made from mung beans, horse gram, chickpeas, or green gram?’
mn100:25.3 So that’s what I did,
mn100:25.4 until my body became severely emaciated.
mn100:25.5 Due to eating so little, my major and minor limbs became like the joints of an eighty-year-old or a dying man,
mn100:25.6 my bottom became like a camel’s hoof,
mn100:25.7 my vertebrae stuck out like beads on a string,
mn100:25.8 and my ribs were as gaunt as the broken-down rafters on an old barn.
mn100:25.9 Due to eating so little, the gleam of my eyes sank deep in their sockets, like the gleam of water sunk deep down a well.
mn100:25.10 Due to eating so little, my scalp shriveled and withered like a green bitter-gourd in the wind and sun.
mn100:25.11 Due to eating so little, the skin of my belly stuck to my backbone, so that when I tried to rub the skin of my belly I grabbed my backbone, and when I tried to rub my backbone I rubbed the skin of my belly.
mn100:25.12 Due to eating so little, when I tried to urinate or defecate I fell face down right there.
mn100:25.13 Due to eating so little, when I tried to relieve my body by rubbing my limbs with my hands, the hair, rotted at its roots, fell out.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.