“Ahaṁ manussesu manussabhūto,
“Ketika aku terlahir di antara manusia,
Sunikkhittavagga
Kisah ini mengajak kita merenungkan bagaimana tindakan kecil yang dilakukan dengan niat baik dapat membawa dampak besar. Bacalah dengan hati terbuka, dan biarkan cerita ini menginspirasi kita untuk berbuat kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.
Seorang bhikkhu bertemu dengan deva yang bersinar di istana surgawi dan bertanya tentang jasa yang membawanya ke sana. Deva itu menjelaskan bahwa ia dulu adalah penggembala sapi yang menyelamatkan seorang bhikkhu dari bahaya, lalu meninggal karena digigit ular saat bergegas melindungi ladang. Kisah ini menegaskan bahwa perbuatan baik, meski sederhana, membawa kebahagiaan surgawi.
“Ahaṁ manussesu manussabhūto,
“Ketika aku terlahir di antara manusia,
Saṅgamma rakkhissaṁ paresaṁ dhenuyo;
aku menjaga sapi-sapi milik orang lain;
Tato ca āgā samaṇo mamantike,
Kemudian seorang petapa datang kepadaku,
Gāvo ca māse agamaṁsu khādituṁ.
dan sapi-sapi itu pergi merumput pada bulan itu.