Dibbā ca vīṇā pavadanti vagguṁ,
Kecapi surgawi mengalun merdu,
Sunikkhittavagga
Kisah ini mengajak kita merenungkan bagaimana tindakan kecil yang dilakukan dengan niat baik dapat membawa dampak besar. Bacalah dengan hati terbuka, dan biarkan cerita ini menginspirasi kita untuk berbuat kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.
Seorang bhikkhu bertemu dengan deva yang bersinar di istana surgawi dan bertanya tentang jasa yang membawanya ke sana. Deva itu menjelaskan bahwa ia dulu adalah penggembala sapi yang menyelamatkan seorang bhikkhu dari bahaya, lalu meninggal karena digigit ular saat bergegas melindungi ladang. Kisah ini menegaskan bahwa perbuatan baik, meski sederhana, membawa kebahagiaan surgawi.
Dibbā ca vīṇā pavadanti vagguṁ,
Kecapi surgawi mengalun merdu,
Aṭṭhaṭṭhakā sikkhitā sādhurūpā;
Delapan kelompok terlatih dengan indah;
Dibbā ca kaññā tidasacarā uḷārā,
Bidadari-bidadari surgawi, pengembara alam Tiga Puluh Tiga, yang agung,
Naccanti gāyanti pamodayanti.
Menari, bernyanyi, dan bersukacita.