Taṁ bhūmibhāgehi upetarūpaṁ,
Dengan wilayah-wilayah yang demikian indah,
Pīṭhavagga
Kisah ini mengajak kita merenungkan betapa sederhananya sebuah kebaikan bisa membawa dampak luar biasa. Mari kita baca dengan hati terbuka, dan biarkan teladan devatā ini menginspirasi kita untuk peka terhadap kebutuhan sesama, sekecil apa pun pertolongannya.
Seorang devatā wanita yang berdiri di atas perahu emas di sebuah kolam ditanya oleh Yang Mulia Moggallāna tentang kebajikan yang membawanya ke alam deva. Ia menjawab bahwa di kehidupan lampau sebagai manusia, ia melihat seorang bhikkhu yang kehausan dan lelah, lalu dengan penuh perhatian ia bangkit dan memberikan air minum. Sebagai buah dari perbuatan sederhana itu, ia kini menikmati istana surgawi yang indah, sungai-sungai sejuk, dan bunga-bunga yang bermekaran.
Taṁ bhūmibhāgehi upetarūpaṁ,
Dengan wilayah-wilayah yang demikian indah,
Vimānaseṭṭhaṁ bhusa sobhamānaṁ;
Istana yang terbaik, bersinar sangat cemerlang;
Tassīdha kammassa ayaṁ vipāko,
Inilah buah dari perbuatan itu di sini,
Etādisaṁ puññakatā labhanti.
Demikianlah yang diperoleh oleh mereka yang berjasa.