Tatthacchasi pivasi khādasi ca,
Di sana engkau duduk, minum, dan makan,
Bab Sunikkhitta
Kisah ini mengajak kita merenungkan bahwa kebahagiaan surgawi tidak selalu berasal dari perbuatan besar, tetapi dari niat tulus dalam tindakan kecil sehari-hari. Mari kita baca dengan hati terbuka, dan lihat bagaimana sebuah kebaikan sederhana dapat membawa dampak luar biasa.
Seorang devaputta (dewa) menceritakan bagaimana ia memperoleh vimāna (istana surgawi) yang megah. Ia menjelaskan bahwa dalam kehidupan sebelumnya ia adalah seorang pelayan upahan yang menyiram kebun mangga. Suatu hari, ia bertemu dengan Bhikkhu Sāriputta yang sedang lelah, lalu dengan tulus memandikannya di bawah pohon mangga. Perbuatan baik sederhana ini menjadi sebab ia terlahir kembali di alam surga Nandana.
Tatthacchasi pivasi khādasi ca,
Di sana engkau duduk, minum, dan makan,
Dibbā ca vīṇā pavadanti vagguṁ;
Kecapi surgawi berbunyi merdu;
Dibbā rasā kāmaguṇettha pañca,
Rasa surgawi, lima kenikmatan indra di sini,
Nāriyo ca naccanti suvaṇṇachannā.
Dan para bidadari menari berbalut emas.