Deviddhipattosi mahānubhāvo,
Engkau telah mencapai kekuatan dewa, berkekuatan besar,
Pāyāsivagga
Kisah ini mengajak kita merenungkan bahwa kebaikan tidak selalu harus besar; sebuah tindakan sederhana yang dilakukan dengan tulus dapat membawa dampak yang tak terduga. Mari kita baca dengan hati terbuka, dan lihat bagaimana sebuah pemberian kecil menjadi sumber kebahagiaan yang melimpah.
Seorang deva yang tinggal di istana permata yang megah ditanya oleh sesama dewa tentang kebajikan apa yang ia lakukan saat menjadi manusia. Ia menjawab bahwa ia pernah melihat seorang bhikkhu yang kehausan dan lelah, lalu memberinya makanan untuk satu hari. Berkat perbuatan sederhana itu, ia terlahir di alam dewa dengan keindahan dan cahaya yang bersinar ke segala penjuru.
Deviddhipattosi mahānubhāvo,
Engkau telah mencapai kekuatan dewa, berkekuatan besar,
Manussabhūto kimakāsi puññaṁ;
Sebagai manusia, apa kebajikan yang engkau lakukan?
Kenāsi evaṁ jalitānubhāvo,
Dengan apakah engkau menjadi demikian bersinar kekuatannya,
Vaṇṇo ca te sabbadisā pabhāsatī”ti.
Dan cahayamu menerangi segala penjuru?”