Yo ve kilantāna pipāsitānaṁ,
Siapa pun yang memberikan air minum
Pīṭhavagga
Kisah ini mengajak kita merenungkan bagaimana tindakan sederhana, seperti memberi minum, bisa membawa dampak luar biasa. Mari baca dengan hati terbuka dan lihat bagaimana kebaikan kecil dihargai dalam perspektif Buddhis.
Seorang dewi yang berdiri di atas perahu beratap emas ditanya oleh Moggallāna tentang kebajikan yang membawanya ke alam dewa. Ia menjawab bahwa di kehidupan lampau, ia memberikan air minum kepada para bhikkhu yang kehausan dan lelah. Sebagai buah perbuatan itu, ia menikmati istana indah dengan sungai sejuk dan bunga-bunga bermekaran.
Yo ve kilantāna pipāsitānaṁ,
Siapa pun yang memberikan air minum
Uṭṭhāya pātuṁ udakaṁ dadāti;
Kepada mereka yang lelah dan kehausan, dengan bangkit;
Sītodakā tassa bhavanti najjo,
Baginya sungai-sungai menjadi sejuk,
Pahūtamalyā bahupuṇḍarīkā.
Penuh dengan bunga melati dan bunga teratai putih yang melimpah.