“Uccamidaṁ maṇithūṇaṁ vimānaṁ,
“Tinggi istana permata ini,
Bab Pāyāsi
Kisah ini mengajak kita merenungkan kekuatan dari pemberian yang sederhana namun dilakukan dengan hati yang tulus. Mari kita simak bagaimana sebuah tindakan kecil dapat membawa kebahagiaan yang tak terduga, dan renungkan bagaimana kita pun dapat mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Seorang devaputta (makhluk surgawi) ditanya oleh Yang Maha Petapa tentang kebajikan yang membawanya ke alam surga. Ia menjawab bahwa ia pernah memberikan empat buah dengan pikiran yang jernih kepada para petapa yang lurus. Sebagai hasilnya, ia menikmati istana permata yang megah, dikelilingi bidadari surgawi, dan bersinar dengan keagungan.
“Uccamidaṁ maṇithūṇaṁ vimānaṁ,
“Tinggi istana permata ini,
Samantato soḷasa yojanāni;
Di sekelilingnya enam belas yojana;
Kūṭāgārā sattasatā uḷārā,
Tujuh ratus rumah beratap runcing yang megah,
Veḷuriyathambhā rucakatthatā subhā.
Berpilar batu mulia, beratap batu permata, indah.