“Susukkakhandhaṁ abhiruyha nāgaṁ,
“Setelah menaiki gajah berbelalai putih,
Bab Kereta Besar
Kisah ini mengajak kita merenungkan bahwa setiap tindakan baik, sekecil apa pun, tidak pernah sia-sia. Mari kita baca dengan hati terbuka, dan biarkan cerita ini menginspirasi kita untuk lebih peka terhadap kesempatan berbuat kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.
Seorang devaputta (makhluk surgawi) yang mengendarai gajah putih yang megah dengan kolam teratai dan musik di gadingnya ditanya oleh Moggallāna tentang kebajikan yang membawanya ke alam surga. Ia menjawab bahwa ia telah mempersembahkan delapan bunga mutiara di stupa Kassapa, petapa agung, dengan hati yang penuh keyakinan. Kisah ini menegaskan bahwa perbuatan baik sekecil apa pun, jika dilakukan dengan keyakinan, dapat membawa hasil yang luar biasa.
“Susukkakhandhaṁ abhiruyha nāgaṁ,
“Setelah menaiki gajah berbelalai putih,
Akācinaṁ dantiṁ baliṁ mahājavaṁ;
Tanpa cacat, bergading, kuat, dan sangat cepat;
Abhiruyha gajavaraṁ sukappitaṁ,
Setelah menaiki gajah mulia yang terlatih baik,
Idhāgamā vehāyasaṁ antalikkhe.
Engkau datang ke sini melintasi angkasa di langit.