“Uccamidaṁ maṇithūṇaṁ vimānaṁ,
Tinggi istana permata ini,
Mahārathavagga
Kisah ini mengajak kita merenungkan bagaimana tindakan sederhana, seperti menenangkan pikiran saat bertemu dengan orang suci, dapat membawa kebahagiaan luar biasa. Mari kita baca dengan hati terbuka dan lihat bagaimana hukum karma bekerja dalam kehidupan.
Seorang deva (makhluk surgawi) menceritakan bagaimana ia memperoleh istana megah di alam Tāvatiṁsa. Ia menjelaskan bahwa kelahirannya di alam bahagia itu adalah buah dari perbuatan baik: ketika Sang Buddha datang ke desanya dari hutan, ia menenangkan pikiran dan berkeyakinan pada Buddha. Kisah ini menegaskan hukum karma dan pentingnya kebajikan.
“Uccamidaṁ maṇithūṇaṁ vimānaṁ,
Tinggi istana permata ini,
Samantato dvādasa yojanāni;
Di sekelilingnya dua belas yojana;
Kūṭāgārā sattasatā uḷārā,
Tujuh ratus rumah beratap runcing yang megah,
Veḷuriyathambhā rucakatthatā subhā.
Bertiang batu vaidurya, beratap emas, indah.