Svāhaṁ idha pañca sikkhā karitvā,
Maka aku di sini telah menjalankan lima latihan,
Bab Mahāratha
Kisah ini mengajak kita merenungkan bagaimana keputusan kecil untuk berbuat baik dapat membawa dampak besar. Mari kita simak perjalanan seorang pemuda yang berubah setelah mendengar ajaran, dan lihat bagaimana praktik sederhana membuahkan kebahagiaan luar biasa.
Seorang dewa yang bersinar terang turun ke bumi dan ditanya oleh para bhikkhu tentang asal-usulnya. Ia menjelaskan bahwa ia adalah pemuda Chatta yang pernah bertemu dengan seorang brahmana muda, mendengarkan ajaran Buddha, dan kemudian menjalankan lima sila. Meskipun ia terbunuh oleh para pencuri, perbuatan baiknya membawanya terlahir di alam dewa, menunjukkan bahwa bahkan praktik singkat pun membawa buah besar.
Svāhaṁ idha pañca sikkhā karitvā,
Maka aku di sini telah menjalankan lima latihan,
Paṭipajjitvā tathāgatassa dhamme;
Mempraktikkan ajaran-ajaran Sang Tathāgata;
Dvepathamagamāsiṁ coramajjhe,
Aku berjalan di jalan setapak di tengah-tengah para pencuri,
Te maṁ tattha vadhiṁsu bhogahetu.
Mereka membunuhku di sana demi harta benda.