Hatthepi chindanti athopi pāde,
Tangan mereka potong, kaki pun mereka potong,
Mahārathavagga
Kisah ini mengajak kita merenungkan hukum karma dan pentingnya berbuat baik selama hidup. Bacalah dengan hati terbuka, dan biarkan pesan tentang akibat perbuatan meresap dalam keseharian.
Kisah tentang Revatī, istri dari seorang umat awam dermawan bernama Nandiya. Setelah kematiannya, Revatī yang kikir dan suka menipu dihadapkan pada akibat perbuatannya. Para utusan Yama membawanya ke hadapan istana suaminya di surga, lalu menunjukkan neraka yang akan menjadi tempatnya. Revatī meratap dan menyesali perbuatannya, tetapi sudah terlambat; ia dilemparkan ke neraka yang mengerikan.
Hatthepi chindanti athopi pāde,
Tangan mereka potong, kaki pun mereka potong,
Kaṇṇepi chindanti athopi nāsaṁ;
Telinga mereka potong, hidung pun mereka potong;
Athopi kākoḷagaṇā samecca,
Lalu kawanan gagak hitam berkumpul,
Saṅgamma khādanti viphandamānan”ti.
Bersama-sama mereka mematukmu yang menggeliat.”