Tasmiṁ rathe kañcanabimbavaṇṇe,
Di atas kereta yang berkilau bagai emas itu,
Bab Pāricchattaka
Kisah ini mengajak kita merenungkan bagaimana tindakan sederhana yang dilakukan dengan keyakinan dapat membawa kebahagiaan besar. Mari kita baca dengan tenang dan resapi pesan tentang pentingnya niat baik dalam setiap perbuatan.
Seorang dewi yang bersinar dengan pakaian dan perhiasan serba kuning ditanya oleh seorang deva tentang asal-usul kebahagiaannya. Dewi itu menjelaskan bahwa ia memperoleh vimāna yang indah ini karena mempersembahkan jalinan emas dengan pikiran yang jernih saat Buddha Gotama telah parinibbāna. Perbuatan baik itu membawanya bebas dari duka dan berbahagia di alam surga.
Tasmiṁ rathe kañcanabimbavaṇṇe,
Di atas kereta yang berkilau bagai emas itu,
Yā tvaṁ ṭhitā bhāsasimaṁ padesaṁ;
Engkau berdiri, menerangi seluruh penjuru;
Devate pucchitācikkha,
Wahai dewi, ditanya, jelaskanlah,
Kissa kammassidaṁ phalan”ti.
Ini buah dari perbuatan apakah?”