Aṭṭhaṅgupetaṁ anudhammacārinī,
Dengan delapan unsur, mengikuti Dhamma,
Pāricchattakavagga
Kisah ini mengajak kita merenungkan bagaimana tindakan sederhana sehari-hari, seperti menjaga moral dan berbakti, dapat membawa hasil luar biasa. Mari kita simak percakapan surgawi ini dan ambil inspirasi untuk hidup lebih bajik.
Seorang dewi yang bersinar di istana surgawi ditanya oleh dewa lain tentang kebajikan apa yang membawanya ke alam bahagia. Dewi itu menjawab bahwa di kehidupan lampaunya sebagai menantu perempuan dalam keluarga kaya, ia tidak pemarah, patuh pada suami, tekun menjalankan Uposatha, serta menghindari pembunuhan, pencurian, minuman keras, dan kebohongan. Berkat moralitas dan pengabdiannya, ia terlahir kembali di vimana yang megah, dikelilingi bidadari.
Aṭṭhaṅgupetaṁ anudhammacārinī,
Dengan delapan unsur, mengikuti Dhamma,
Uposathaṁ pītimanā upāvasiṁ;
Aku menjalankan Uposatha dengan gembira;
Imañca ariyaṁ aṭṭhaṅgavarehupetaṁ,
Dan delapan unsur mulia yang luhur ini,
Samādiyitvā kusalaṁ sukhudrayaṁ;
Setelah menerimanya, kebajikan yang membawa kebahagiaan;
Patimhi kalyāṇī vasānuvattinī,
Terhadap suami, aku berbakti dan patuh,
Ahosiṁ pubbe sugatassa sāvikā.
Di masa lampau, aku adalah siswi Sang Sugata.