“Uḷāro te yaso vaṇṇo,
“Agunglah keagungan dan keindahanmu,
Pāricchattakavagga
Kisah ini mengajak kita merenungkan bagaimana tindakan sederhana yang lahir dari keyakinan dan kebaikan hati dapat membawa kebahagiaan yang tak terduga. Mari kita simak perjalanan seorang perempuan yang tetap teguh berbuat baik di tengah keluarga yang sulit, dan lihat bagaimana buah perbuatannya terwujud.
Seorang dewi yang bersinar di istana emasnya ditanya oleh dewa lain tentang asal-usul kebahagiaannya. Ia menjelaskan bahwa di kehidupan lampau ia adalah menantu perempuan dalam keluarga yang tidak bermoral dan kikir. Meski demikian, ia tetap berkeyakinan dan bermoral, serta dengan tulus memberikan sepotong kue kepada seorang petapa yang datang meminta dana makanan. Karena perbuatan baiknya itu, ia terlahir kembali di alam surga Tāvatiṁsa.