Bhikkhū cāhaṁ paramahitānukampake,
Para bhikkhu yang penuh belas kasih tertinggi,
Cittalatāvagga
Kisah ini mengajak kita merenungkan bagaimana tindakan sehari-hari, sekecil apa pun, dapat membawa dampak besar bagi kehidupan kita. Mari kita simak dengan hati terbuka, dan biarkan inspirasi dari Bhadditthikā memotivasi kita untuk berbuat baik.
Seorang dewi yang bernama Bhadditthikā, yang sebelumnya adalah seorang upāsikā di Kimilā, menjelaskan kepada penanya bagaimana ia terlahir di alam Tāvatiṁsa. Ia mengaitkan kelahirannya yang mulia dengan praktik moralitas, berbagi, menjalankan uposatha, dan memberikan dukungan kepada para bhikkhu. Kisah ini menegaskan bahwa kebajikan dan kehidupan yang terkendali membawa buah yang membahagiakan di alam surga.
Bhikkhū cāhaṁ paramahitānukampake,
Para bhikkhu yang penuh belas kasih tertinggi,
Abhojayiṁ tapassiyugaṁ mahāmuniṁ;
Kuberi makan kepada pasangan petapa, para muni agung;
Katāvāsā katakusalā tato cutā,
Setelah berdiam dan berbuat kebajikan, berpindah dari sana,
Sayaṁpabhā anuvicarāmi nandanaṁ.
Dengan cahaya sendiri aku berkelana di Nandana.