Buddhe ca dhamme ca pasannamānasā,
Dengan pikiran yang berkeyakinan pada Buddha dan Dhamma,
Pīṭhavagga
Kisah ini mengajak kita merenungkan bagaimana perbuatan baik, sekecil apa pun, dapat membawa kebahagiaan besar. Mari kita simak dialog antara Sakka dan bidadari yang penuh makna ini.
Seorang bidadari yang bersinar terang di istana surgawinya ditanya oleh Sakka, raja para dewa, tentang asal-usulnya. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia adalah seorang perias rambut di Bārāṇasī yang memiliki keyakinan kuat pada Buddha, Dhamma, dan Saṅgha, serta menjalankan sila dengan sempurna. Berkat perbuatan baiknya itu, ia terlahir di alam surga yang indah.
Buddhe ca dhamme ca pasannamānasā,
Dengan pikiran yang berkeyakinan pada Buddha dan Dhamma,
Saṅghe ca ekantagatā asaṁsayā;
Dan pada Saṅgha, dengan tekad bulat, tanpa keraguan;
Akhaṇḍasikkhāpadā āgatapphalā,
Tidak melanggar sila, telah mencapai buah,
Sambodhidhamme niyatā anāmayā”ti.
Teguh menuju Dhamma pencerahan sempurna, tanpa cacat.”