Pucchāmi taṁ devi mahānubhāve,
Aku bertanya kepadamu, dewati yang berkekuatan besar,
Pīṭhavagga
Kisah ini mengajak kita merenungkan bahwa kebajikan tidak selalu harus besar; yang terpenting adalah ketulusan hati. Mari kita baca dengan tenang dan biarkan pesannya menyentuh pikiran.
Seorang dewati yang bersinar terang ditanya oleh Yang Mulia Moggallāna tentang kebajikan yang membawanya ke alam bahagia. Ia menjawab bahwa di kehidupan lampau sebagai manusia, ia melihat Buddha yang bersih dan dengan tulus memberikan persembahan biji wijen. Perbuatan sederhana namun dilandasi keyakinan itu menjadi sebab kelahirannya di alam dewata dengan keindahan dan kekayaan melimpah.
Pucchāmi taṁ devi mahānubhāve,
Aku bertanya kepadamu, dewati yang berkekuatan besar,
Manussabhūtā kimakāsi puññaṁ;
Sebagai manusia, kebajikan apakah yang engkau lakukan?
Kenāsi evaṁ jalitānubhāvā,
Dengan apakah engkau menjadi demikian bersinar kekuatannya,
Vaṇṇo ca te sabbadisā pabhāsatī”ti.
dan keindahanmu menerangi segala penjuru?”