“Yesaṁ kho, visākhe, sataṁ piyāni, sataṁ tesaṁ dukkhāni;
“Mereka yang memiliki seratus orang yang dicintai, Visākhā, memiliki seratus penderitaan;
“Those who have a hundred loved ones, Visākhā, have a hundred sufferings.
Khotbah tentang Visākhā
“Yesaṁ kho, visākhe, sataṁ piyāni, sataṁ tesaṁ dukkhāni;
“Mereka yang memiliki seratus orang yang dicintai, Visākhā, memiliki seratus penderitaan;
“Those who have a hundred loved ones, Visākhā, have a hundred sufferings.
yesaṁ navuti piyāni, navuti tesaṁ dukkhāni;
mereka yang memiliki sembilan puluh orang yang dicintai, memiliki sembilan puluh penderitaan;
Those who have ninety loved ones,
yesaṁ asīti piyāni, asīti tesaṁ dukkhāni;
mereka yang memiliki delapan puluh orang yang dicintai, memiliki delapan puluh penderitaan;
or eighty,
yesaṁ sattati piyāni, sattati tesaṁ dukkhāni;
mereka yang memiliki tujuh puluh orang yang dicintai, memiliki tujuh puluh penderitaan;
seventy,
yesaṁ saṭṭhi piyāni, saṭṭhi tesaṁ dukkhāni;
mereka yang memiliki enam puluh orang yang dicintai, memiliki enam puluh penderitaan;
sixty,
yesaṁ paññāsaṁ piyāni, paññāsaṁ tesaṁ dukkhāni;
mereka yang memiliki lima puluh orang yang dicintai, memiliki lima puluh penderitaan;
fifty,
yesaṁ cattārīsaṁ piyāni, cattārīsaṁ tesaṁ dukkhāni,
mereka yang memiliki empat puluh orang yang dicintai, memiliki empat puluh penderitaan;
forty,
yesaṁ tiṁsaṁ piyāni, tiṁsaṁ tesaṁ dukkhāni;
mereka yang memiliki tiga puluh orang yang dicintai, memiliki tiga puluh penderitaan;
thirty,
yesaṁ vīsati piyāni, vīsati tesaṁ dukkhāni,
mereka yang memiliki dua puluh orang yang dicintai, memiliki dua puluh penderitaan;
twenty,
yesaṁ dasa piyāni, dasa tesaṁ dukkhāni;
mereka yang memiliki sepuluh orang yang dicintai, memiliki sepuluh penderitaan;
ten,
yesaṁ nava piyāni, nava tesaṁ dukkhāni;
mereka yang memiliki sembilan orang yang dicintai, memiliki sembilan penderitaan;
nine,
yesaṁ aṭṭha piyāni, aṭṭha tesaṁ dukkhāni;
mereka yang memiliki delapan orang yang dicintai, memiliki delapan penderitaan;
eight,
yesaṁ satta piyāni, satta tesaṁ dukkhāni;
mereka yang memiliki tujuh orang yang dicintai, memiliki tujuh penderitaan;
seven,
yesaṁ cha piyāni, cha tesaṁ dukkhāni;
yang memiliki enam yang dicintai, enam pula penderitaannya;
six,
yesaṁ pañca piyāni, pañca tesaṁ dukkhāni;
yang memiliki lima yang dicintai, lima pula penderitaannya;
five,
yesaṁ cattāri piyāni, cattāri tesaṁ dukkhāni;
yang memiliki empat yang dicintai, empat pula penderitaannya;
four,
yesaṁ tīṇi piyāni, tīṇi tesaṁ dukkhāni;
yang memiliki tiga yang dicintai, tiga pula penderitaannya;
three,
yesaṁ dve piyāni, dve tesaṁ dukkhāni;
yang memiliki dua yang dicintai, dua pula penderitaannya;
two,
yesaṁ ekaṁ piyaṁ, ekaṁ tesaṁ dukkhaṁ;
yang memiliki satu yang dicintai, satu pula penderitaannya;
or one loved one have one suffering.
yesaṁ natthi piyaṁ, natthi tesaṁ dukkhaṁ, asokā te virajā anupāyāsāti vadāmī”ti.
yang tidak memiliki yang dicintai, tidak ada penderitaan baginya. Mereka bebas dari duka, bebas dari noda, dan bebas dari kekhawatiran, demikianlah Aku katakan.”
Those who have no loved ones have no suffering. They are free of sorrow, stains, and anguish I say.”