“Sekarang, Bhante, semoga Sang Bhagavā mencapai parinibbāna; semoga Sang Sugata mencapai parinibbāna; sekarang, Bhante, inilah saatnya Sang Bhagavā mencapai parinibbāna.
“May the Blessed One now be fully extinguished! May the Holy One now be fully extinguished! Now is the time for the full extinguishment of the Buddha.
‘Aku, Yang Jahat, tidak akan mencapai parinibbāna selama para bhikkhu masih belum menjadi siswa-siswaKu yang cakap, terlatih, percaya diri, terpelajar, mengingat Dhamma, mempraktikkan sesuai dengan Dhamma, berlatih dengan benar, hidup selaras dengan Dhamma; setelah mempelajari ajaran guru mereka sendiri, mereka akan mengajarkan, menerangkan, menegaskan, menetapkan, membabarkan, menguraikan, dan menjelaskannya; dan ketika pandangan-pandangan lawan muncul, mereka akan mampu membantahnya dengan benar sesuai Dhamma dan mengajarkan Dhamma yang penuh keajaiban.’
‘Wicked One, I shall not be fully extinguished until I have monk disciples who are competent, educated, assured, learned, have memorized the teachings, and practice in line with the principle of the teaching. Not until they practice properly, living in line with the teaching. Not until they’ve learned their own denomination, and explain, teach, assert, establish, disclose, analyze, and make it clear. Not until they can legitimately and completely refute the doctrines of others that come up, and teach with a demonstrable basis.’
Tetapi sekarang, Yang Mulia, para bhikkhu memang telah menjadi siswa-siswa Bhagavā yang cakap, terlatih, percaya diri, terpelajar, mengingat Dhamma, mempraktikkan sesuai dengan Dhamma, berlatih dengan benar, hidup selaras dengan Dhamma; setelah mempelajari ajaran guru mereka sendiri, mereka mengajarkan, menerangkan, menegaskan, menetapkan, membabarkan, menguraikan, dan menjelaskannya; dan ketika pandangan-pandangan lawan muncul, mereka mampu membantahnya dengan benar sesuai Dhamma dan mengajarkan Dhamma yang penuh keajaiban.
Sekarang, Yang Mulia, sudilah Bhagavā mencapai parinibbāna; sudilah Yang Sempurna mencapai parinibbāna; kini telah tiba waktunya bagi Bhagavā untuk parinibbāna.
May the Blessed One now be fully extinguished! May the Holy One now be fully extinguished! Now is the time for the full extinguishment of the Buddha.