“Seperti yang kupahami dari ajaran Guru Mahākaccāna, tidaklah mudah bagi seorang yang hidup berumah tangga untuk menjalani kehidupan spiritual yang sepenuhnya sempurna dan sepenuhnya murni, bagaikan kulit kerang yang digosok hingga mengkilap.
“As I understand Master Mahākaccāna’s teachings, it’s not easy for someone living at home to lead the spiritual life utterly full and pure, like a polished shell.
Untuk ketiga kalinya, perumah tangga Soṇa Kuṭikaṇṇo mendatangi Yang Mulia Mahākaccāna; setelah mendekat, ia memberi hormat kepada Yang Mulia Mahākaccāna, lalu duduk di satu sisi.
For a third time, Soṇa went up to Mahākaccāna, bowed, sat down to one side, and told him what he was thinking. Then he said,