Selanjutnya, para bhikkhu, sungai-sungai besar apa pun, yaitu Gangga, Yamunā, Aciravatī, Sarabhū, dan Mahī, setelah mencapai samudra besar, mereka melepaskan nama dan sebutan lamanya; mereka hanya dikenal sebagai ‘samudra besar’.
Furthermore, when they reach the ocean, all the great rivers—that is, the Ganges, Yamunā, Aciravatī, Sarabhū, and Mahī—lose their names and clans and are simply reckoned as ‘the ocean’.
Bahwa sungai-sungai besar apa pun, para bhikkhu, yaitu Gangga, Yamunā, Aciravatī, Sarabhū, dan Mahī, setelah mencapai samudra besar, melepaskan nama dan sebutan lamanya, dan hanya dikenal sebagai ‘samudra besar’;