Atha kho suppabuddho kuṭṭhī yena so mahājanakāyo tenupasaṅkami.
Kemudian Suppabuddha yang berpenyakit kusta itu mendekati kerumunan orang banyak tersebut.
So he approached the crowd
Khotbah tentang Suppabuddha si Penderita Kusta
Atha kho suppabuddho kuṭṭhī yena so mahājanakāyo tenupasaṅkami.
Kemudian Suppabuddha yang berpenyakit kusta itu mendekati kerumunan orang banyak tersebut.
So he approached the crowd
Addasā kho suppabuddho kuṭṭhī bhagavantaṁ mahatiyā parisāya parivutaṁ dhammaṁ desentaṁ nisinnaṁ.
Di sana ia melihat Sang Buddha sedang membabarkan Dhamma, dikelilingi oleh sekumpulan besar umat.
where he saw the Buddha teaching Dhamma, surrounded by a large assembly.
Disvānassa etadahosi:
Setelah melihat hal itu, ia berpikir,
When he saw this he thought,
“na kho ettha kiñci khādanīyaṁ vā bhojanīyaṁ vā bhājīyati.
“Tidak ada makanan yang dibagikan di sini.
“There’s no food being distributed here.
Samaṇo ayaṁ gotamo parisati dhammaṁ deseti.
Pertapa Gotama sedang mengajarkan Dhamma di tengah perkumpulan.
The ascetic Gotama is teaching Dhamma in an assembly.
Yannūnāhampi dhammaṁ suṇeyyan”ti.
Mengapa aku tidak ikut mendengarkan Dhamma?”
Why don’t I also listen to the teaching?”
Tattheva ekamantaṁ nisīdi:
Ia pun duduk di satu sisi di tempat itu, sambil berpikir,
Right there he sat down to one side, thinking,
“ahampi dhammaṁ sossāmī”ti.
“Aku juga akan mendengarkan Dhamma.”
“I also will listen to the teaching.”